HUBUNGAN RIWAYAT BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN STATUS GIZI SAAT USIA 1-3 TAHUN DI KELURAHAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON

SULISTIYONO , PRIYO (2006) HUBUNGAN RIWAYAT BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN STATUS GIZI SAAT USIA 1-3 TAHUN DI KELURAHAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
7Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor resiko yang mempunyai kontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal. Selain itu bayi BBLR dapat mengalami gangguan mental dan fisik pada usia balita, sehingga memerlukan biaya perawatan yang lebih tinggi. Beberapa penelitian mengungkapkan anak yang lahir dengan berat badan dibawah normal mempunyai pola pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang lahir dengan berat badan normal. Terdapat hambatan pertumbuhan yang serius anak BBLR yang dimulaisejak dalam kandungan hingga anak berumur 2 tahun sehingga tidak pernah mencapai berat badan anak dengan berat badan lahir normal. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk survei lapangan yang bersifat observasional, tujuannya untuk menjelaskan hubungan BBLR dengan status gizi anak usia 1-3 tahun. Metode yang dipakai adalah kohor history (Chohort Retrospektif) untuk mengetahui hubungan riwayat BBLR dengan status gizi anak usia 1-3 tahun melalui uji chi square dengan menggunakan program SPSS. Dari pengolahan dan analisis data penelitian ini, menunjukkan ada hubungan riwayat BBLR dengan status gizi anak usia 1-3 tahun, p = 0,001 atau p<0,005. Angka resiko relatif (RR)=2,7, BBLR 2,7 kali berisiko menjadi balita bergizi kurang diusia 1-3 tahun dibandingkan anak yang tidak BBLR, Angka Resiko Atribut (RA)= 46%, ada hubungan tingkat konsumsi energi dengan status gizi usia 1-3 tahun dengan nilai p=0,002 atau p<0,05 dan tidak ada hubungan tingkat konsumsi protein dengan status gizi anak usia 1-3 tahun, dengan nilai p=0,404 atau p>0,05. Bayi dengan berat badan lahir rendah disarankan perlu mendapat perhatian yang cukup mengingat banyak dan besarnya risiko yang akan dialami diusia selanjutnya. Perlu dilakukan studi yang lebih luas sehingga hasilnya lebih bermakna khususnya untuk program gizi Dinas Kesehatn Kota Kata Kunci: BBLR, status gizi, energi, protein, anak usia 1-3 th CORRELATION BETWEEN HISTORY OF INFANT WITH LOW BIRTH WEIGHT AND NUTRITIONAL STATUS OF 1-3 YEARS OLD TODDLER AT AGE IN HARJAMUKTI VILLAGE, CIREBON CITY .Cirebon.Infant with low weight constitute one of risk factors that contributes to infant's mortality especially at perinatal ages. Besides, infant with low birth weight could experience mental and physical trouble at toddler's age; therefore they need higher treatment cost. Some research has revealed that anybaby born with body weight of low normal having lower growth rate patterns that any normal birth weight baby and there is serious growth of obstacle for infant with low birth weight. Since in fetus until 24 months old infant, so that they never reach normal body weight. This research conducting in form of observational field survey, it is aim to explain any correlation between infant with low birth weight and nutritional status of toddler at age of 1-3 years. Approach methode used is study of cohort retrospective to find out the correlation between infant with low birth weight and nutritional status of toddler age of 1-3 years, through chi-square test using SPSS program. This research found that there is correlation between infant with low birth weight and toddler nutritional status at age of 1-3 years, with p value=0,001, or p<0,05, Relative Risk (RR)value = 2,7. Infant with low birth weight is 2.7 times risk of become low nutritional baby in 1-3 years old than baby who are not low birth weight, the Attribute Risk number (RA)= 46%, there is a correlation between the energy consumption rate with nutritional status in age of 1-3 years with p value=0,002, or p<0,05 and there is no correlation between rate of protein consumption with nutritional status in age of 1-3 years, with p= 0,404 or p>0,05. Infant with low birth weight should get sufficient attention, considering that there are so many risk which he/she would face in his/her next age. There are needs to conducting broader research so that the result wwould have more significance for program important, particularly toddler nutritions improving program of health department in Cirebon city.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:7352
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:11 Mar 2010 15:04
Last Modified:11 Mar 2010 15:04

Repository Staff Only: item control page