FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU YANG TIDAK BEKERJA (STUDI KUALITATIF DI DESA BATURSARI KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK TAHUN 2006))

DWI PERMANA , FERYANI (2006) FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU YANG TIDAK BEKERJA (STUDI KUALITATIF DI DESA BATURSARI KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK TAHUN 2006)). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
7Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Pemberian ASI ekskluisf merupakan modal dasar pembentuka manusia yang berkualitas di samping untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Menurut SKDI tahun 2003 prevalensi pemberian ASI eksklusif hingga bayi berumur 6 bulan masih rendah yaitu sebesar 39,5 % sedangkan menurut SUSENAS prevalensinya hanya sebesar 15-17% dari tahun 1995-2003. Meskipun status pekerjaan pada ibu bukan lagi menjadi halangan namun kegagalan pemberian ASI eksklusif masih banyak terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai faktor-faktor penyebab kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang tidak bekerja. Penelitian ini dilakukan di Desa Batursari Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Pemilihan subyek dilakukan secara purposif sampling dan secara snowball sampling. Kriteria subyek penelitian adalah ibu yang tidak bekerja, memilki bayi usia 6-12 bulan dan gagal memberikan ASI eksklusif. Jumlah subyek penelitian sebanyak 9 orang. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Penelitian menunjukkan bahwa kegagalan pemberian ASI eksklusif disebabkan motivasi subyek yang kurang terhadap pemberian ASI eksklusif dimana sebagian besar subyek termotivasi untuk memberikan MP ASI dini karena bayi rewel dan menjadi susah makan, tidak adanya realisasi progranm ASI ekskusif dari puskesmas, kurangnya dukungan orang terdekat subyek terutama suami, kurangnya dukungan tenaga kesehatan terutama penolong persalinan, adanya masalah kecukupan ASI, adanya kondisi bayi yang tidak mau diberi ASI yaitu bayi yang bingung puting dan bayi yang sakit "Goman", adanya promo0si susu formula dengan penyampaian iklan yang menarik dan promosi lewat tenaga kesehatan, serta masih adanya kebiasaan dalam hal pemberian prelaktal setelah bayi lahir berupa madu dan pemberian MP ASI dini sebelum bayi berumur 6 bulan. Disarankan perlunya penyelenggaraan program ASI eksklusif dalam puskesmas, perlunya pembinaan kepada tenaga kesehatan terutama penolong persalinan untuk mendukung ibu memberikan ASI eksklusif, perlunya perawatan payudara terhadap ibu hamil dan ibu menyusui, menghindari pemberian susu formula melalui botol agar bayi tidak menjadi bingung puting dan perlunya penyebaran informasi mengenai ASI ekslklusif baik kepada ibu menyusui maupun terhadap orang terdekat subyek terutama suami sehingga peningkatan ASI eksklusif dapat tercapai. Kata Kunci: Kata kunci : kegagalan, ASI eksklusif, ibu yang tidak bekerja Eksklusive breast feeding is a basic to create qualified human resorces and very important for optimally children's growth and development. Based on SKDI year 2003, the prevalency on giving eksklusive breast feeding until baby ages 6 months still 39,5 %, whereas based on SUSENAS years 1995-2003 the prevalency only 15-17 %. although job status of a mother no longer be obstacle, but on an unworking mother, failure on given eksklusive breast feeding still happen. Purpose of this study is to get ilustration about failure factors of giving eksklusive breast feeding on an unworking mothers. This study take place in Batursari village Mranggen Demak. Studie's subject were choosen by purposive sampling and snowballl sampling. The criteria of experiment's subject were un working mother, having baby ages 6-12 months and had failed on giving eksklusive breast feeding. Total of the subject were 9 person. Data were collected by indeth interview and observation. Studie's result showed up that failure on giving caused by less motivation of subject on giving eksklusive breast feeding, no reallity on eksklusive breast feedings's program in puskesmas, less support from subjects closest person, breast feeding sufficiant problem, baby condition on refused breast feeding, diary milk promotion and there's still wrong habbits on giving prelaktal and early complementary feeding. This sugessted to held eksklusive breast feeding program in puskesmas, training for medical person specially maternity helper to support mother on giving Eksklusive breast feeding. Eksklusive breast feedingand need to spread information about Eksklusive breast feeding to mothers or to subject closes person so that increasement on Eksklusive breast feeding can be achieved. key words : failure, Eksklusive breast feeding, un working mothers

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:7302
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:11 Mar 2010 10:01
Last Modified:11 Mar 2010 10:01

Repository Staff Only: item control page