ANALISIS RISIKO PENGARUH KONSENTRASI PM2,5 DAN BLACK CARBON DI UDARA AMBIEN TERHADAP KESEHATAN MENGGUNAKAN AIRQ+ MODELLING DI KOTA SEMARANG

DIAN ANGGRAINI , ANANDA (2019) ANALISIS RISIKO PENGARUH KONSENTRASI PM2,5 DAN BLACK CARBON DI UDARA AMBIEN TERHADAP KESEHATAN MENGGUNAKAN AIRQ+ MODELLING DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
65Kb

Abstract

ABSTRAK Analisis Risiko Pengaruh Konsentrasi PM2,5 dan Black Carbon di Udara Ambien terhadap Kesehatan Menggunakan AirQ+ Modelling di Kota Semarang Ananda Dian A, Budi Prasetyo Samadikun, Haryono S Huboyo Perkembangan industri semakin bertambah, mendorong terjadinya perkembangan ekonomi. Salah satu dampak perkembangan ekonomi adalah dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. Asap sisa proses industri dan gas buang kendaraan bermotor (emisi) merupakan sumber polusi yang mengakibatkan penurunan kualitas udara dan berdampak buruk terhadap kesehatan. Emisi ini terdapat kandungan konsentrasi PM2,5 dan Black Carbon. PM2,5 dapat menyebabkan gangguan pernapasan, penyakit pernapasan kronis seperti kardiovaskular dan kanker paru-paru. Black Carbon merupakan masalah lingkungan global seperti mempengaruhi perubahan iklim dan menyebabkan perubahan pada pola intensitas hujan, dan memiliki efek negatif baik bagi kesehatan seperti mengakibatkan gangguan kesehatan seperti kerusakan paru-paru dan kardiovaskular, kanker, bahkan cacat lahir (US EPA, 2013). Diperlukan analisis risiko untuk memperkirakan gangguan kesehatan yang dapat terjadi. Analisis risiko dalam penelitian ini dilakukan di lima titik kawasan di Kota Semarang yaitu di Kecamatan Tugu, Kecamatan Semarang Selatan, Kecamatan Pedurungan, Kecamatan Banyumanik, dan Kecamatan Gunungpati menggunakan software yang bernama AirQ+. AirQ+ digunakan untuk mengukur efek paparan polusi udara terhadap kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PM2,5 masing-masing sebesar 23, 29, 38, 72, 41 µg/m3, dengan tingkat risiko sebesar 1,58%, 2,3%, 3,37%, 7,3%, 3,72% untuk Mortality all (natural) causes terhadap PM2,5. Sedangkan untuk Black Carbon, konsentrasi masing-masing sebesar 2,42, 3,68, 4,34, 4,29, 4,75 µg/m3, dengan tingkat risiko sebesar 3,94%, 8,37%, 8,32%, 0%, 9,27% untuk Mortality all (natural) causes terhadap Black Carbon. Sehingga, diperlukan inisiatif dari masyarakat untuk melakukan usaha-usaha preventif untuk meningkatkan kualitas kesehatannya dengan mengurangi pencemaran udara. Kata kunci: PM2,5, Black Carbon, AirQ+ ABSTRACT Risk Analysis of PM2.5 and Black Carbon Concentrations in Ambient Air on Health Using AirQ+ Modelling in Semarang Ananda Dian A, Budi Prasetyo Samadikun, Haryono S Huboyo The increasing of industrial development encourage the economic development. One of the impacts of economic development is the increase of vehicles. The residual smoke from industrial processes and vehicle (emissions) is a source of pollution resulting in the decrease of air quality and negative impact on health. This emissions contains PM2.5 and Black Carbon. PM2,5 can cause respiratory problems, chronic respiratory diseases such as cardiovascular and lung cancer. Black Carbon is a global environment problem, influencing in climate change, changes in rainfall intensity, and cause negative effects on health such as lung and cardiovascular damage, cancer, even birth defects (US EPA, 2013). Risk analysis is needed to estimate health problems that can occur. The risk analysis in this study was carried out in five regional district in Semarang, that is Tugu District, South Semarang District, Pedurungan District, Banyumanik District, and Gunungpati District, by using AirQ+ models. AirQ+ is used to measure the effects of exposure to air pollution on health. The results showed that the concentration of PM2.5 was equal to 23, 29, 38, 72, 41 µg/m3 with the level of risk of 1,58%, 2,3%, 3,37%, 7,3%, 3,72% for Mortality all (natural) causes for PM2.5. For Black Carbon, the concentration of each is equal to 2,42, 3,68, 4,34, 4,29, 4,75 µg/m3 with the level of risk equal to 3,94%, 8,37%, 8,32%, 0%, 9,27% for Mortality all (natural) causes. Therefore, it takes the community to carry out some preventive efforts to improve the quality of their health by reducing air pollution. Keywords: PM2,5, Black Carbon, AirQ+

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
ID Code:72939
Deposited By:Ms teknik lingkungan
Deposited On:24 May 2019 10:01
Last Modified:24 May 2019 10:01

Repository Staff Only: item control page