EFISIENSI PENYISIHAN AMONIUM DAN TOTAL ORGANIK PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BUDIDAYA TAMBAK (Studi Kasus : Limbah Cair Budidaya Udang Air Payau Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau Jepara)

Nashihi Aufar, Syauqina (2019) EFISIENSI PENYISIHAN AMONIUM DAN TOTAL ORGANIK PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BUDIDAYA TAMBAK (Studi Kasus : Limbah Cair Budidaya Udang Air Payau Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau Jepara). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
65Kb

Abstract

ABSTRAK Pengolahan air buangan tambak pada perikanan adalah usaha untuk mengurangi beban bahan pencemar yang terkandung di dalam air limbah tambak sehingga dapat dibuang ke lingkungan perairan secara aman. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui memahami dan menganalisa pengaruh sumber inokulan terhadap penyisihan amonium dan total organik pada limbah tambak udang vanamae dan limbah tambak udang marguensis, serta merencanakan pra-desain pengolahan limbah organik dengan salinitas tinggi sebagai pengolahan air limbah dengan mikroorganisme alami. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan reaktor skala laboratorium. Penumbuhan biofilm dilakukan dengan penanaman media lekat biofilm didasar laut kedalaman 1,5 m selama 3 minggu untuk penumbuhan bakteri nitrifikasi dan bakteri pereduksi zat organik kemudian di aplikasikan terhadap air limbah tambak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penurunan amonium dengan inokulan media lekat perairan Telukawur sebesar 74% sedangkan inokulan media lekat perairan Pulau Panjang sebesar 66% dengan trend menurun dan fluktuatif stiap harinya. Efisiensi penurunan total organik dengan inokulan media lekat perairan Telukawur sebesar 30,39% sedangkan inokulan media lekat perairan Pulau Panjang sebesar 29,30% dengan trend menurun setiap harinya. Aplikasi pengolahan limbah tambak budidaya air payau dalam skala besar didesain dengan 4 unit pengolahan yaitu bak sedimentasi 15,5 m x 7,7 m x 1,5 m, bak anaerob 10,5 m x 3,5 m x 1,5, bak aerob 13 m x 13 m x 1,5 m, dan bak efluen 15,5 m x 7,7 m x 1,5 m. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknologi media lekat biofilm dari perairan Pulau Panjang dan perairan Telukawur dapat bekerja efisien menyisihkan konsentrasi amonium dan tidak efisien menyisihkan total organik. Kata kunci: Efisiensi, Media Lekat, Tambak Udang ABSTRACT Treatment of wastewater in fish ponds is an effort to reduce the impact of pollutants contained in the wastewater so that it can be disposed into the aquatic environment safely. The purpose of this study is to understand and analyze the effect of inoculant sources on removing of organic matter and total ammonium in vanamae shrimp and marguensis shrimp pond wastewater, and to pre-design the technology for treating high-salinity organic waste with biological wastewater treatment using natural microorganisms. The study was conducted using a laboratory scale reactor. At the beginning of the study, adherent biofilm media was planted at the bottom of the sea with a depth of 1.5 m for 3 weeks in order to grow nitrifying bacteria and organic matter reducing bacteria, then applied to treat pond wastewater. The results showed that the efficiency of ammonium reduction with adherent media from Telukawur is 74% while adherent media from Panjang Island is 66% with declining and fluctuating trends every day. On the other hand, the efficiency of organic total removal adherent media from Telukawur is 30.39% while adherent media from Panjang Island is 29,30% with a declining trend. The large -scale application for treating wastewater from brackish water aquaculture is designed with 4 processing units, a 15.5 m x 7.7 m x 1.5 m sedimentation basin, a 10.5 m x 3.5 m x 1.5 m anaerobic basin, a 13 m x 13 m x 1.5 m aerobic basin, and a 15.5 m x 7.7 m x 1.5 m effluent basin. It can be concluded that biofilm adhesion technology from Panjang Island waters and Telukawur waters can work efficiently in removing ammonium concentration and not efficient in removing total organic concentration. Key word :Biofilm, Sticky Media, Shrimp Pond

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
ID Code:72928
Deposited By:Ms teknik lingkungan
Deposited On:23 May 2019 14:50
Last Modified:23 May 2019 14:50

Repository Staff Only: item control page