Tipologi Ragam Hias Pada Bangunan Peninggalan Kolonial Belanda Di Jalan Diponegoro Ungaran

Saputra, Beni (2018) Tipologi Ragam Hias Pada Bangunan Peninggalan Kolonial Belanda Di Jalan Diponegoro Ungaran. Masters thesis, Undip.

[img]Microsoft Word - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

95Kb
[img]Microsoft Word - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

45Kb
[img]Microsoft Word
Restricted to Repository staff only

46Kb

Abstract

Penelitian tentang Tipologi Ragam Hias Bangunan Peninggalan Belanda ini di fokuskan di Jalan Diponegoro Ungaran, dikarenakan Ungaran merupakan titik sumbu strategis antara Semarang dan Surakarta. Pada sekitar awal abad 18, VOC membangun benteng dan kamp-kamp militer di sepanjang jalur Semarang-Salatiga. Sebagai jalur utama yang menghubungkan tiga kota besar sejak jaman penjajahan Belanda, maka tidak heran jika Ungaran memiliki banyak bangunan peninggalan Belanda disepanjang kanan dan kiri di Jalan Diponegoro. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tipologi ragam hias ini difokuskan pada aneka ragam hias yang terdapat pada bagian kemuncak, bagian tubuh bangunan dan bagian kaki bangunan, diteliti bagaimana tipologi ragam hias pada Benteng Willem II, Gedung PHB, Gedung Kweekschool, Gedung B.O.S, Gedung Dosido. Studi tipologi arsitektur dijadikan dasar untuk meneliti keragaman. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa 1 bangunan pada bangunan peninggalan kolonial Belanda di Ungaran memiliki lebih dari 1 langgam arsitektur berdasarkan ragam hias. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif purpossive sampling pada pemilihan kasus sehingga ditemukan bahwa tipologi bangunan rumah tinggal kolonial dikelompokkan berdasarkan gaya atau langgam bangunan. Rumah-rumah kolonial tersebut berkembang sekitar tahun 1700 an – 1900 an. Selama kurun waktu tersebut terdapat 4 buah gaya yang digunakan, yaitu Indische empire style (1700 an), Voor 1900 (1850-1880), NA 1900 (1881-1910), Romantiek (1910-1915). Berdasarkan temuan penelitian dan analisa pada bab sebelumnya, serta didukung oleh pembahasan peneliti pada bab analisa dan temuan maka kesimpulan dari penelitian ini yaitu mengetahui karakter dari setiap elemen ragam hias pada masing-masing bangunan, Elemen ragam hias bagian kemuncak yaitu Gevel, Geveltoppen dan Tower, Elemen ragam hias tubuh bangunan yaitu Pintu, Jendela, Pintu dan Bounvenlicht, Elemen ragam hias pada kaki bangunan yaitu Stoep dan Balustrade. Karakter-karakter pada elemen tersebut mempunyai beragam tipologi berdasarkan langgam arsitektur pada setiap bangunan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Architecture
ID Code:72237
Deposited By:Mr/mrs Perpustakaan Magister Teknik Arsitektur
Deposited On:03 May 2019 08:15
Last Modified:26 Jul 2019 15:31

Repository Staff Only: item control page