PENGARUH PAPARAN INHALASI PUPUK NANOSILIKA DOSIS BERTINGKAT TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI ORGAN LIMPA TIKUS WISTAR JANTAN

Widowati, Amalia Rizky and Miranti, Ika Pawitra (2019) PENGARUH PAPARAN INHALASI PUPUK NANOSILIKA DOSIS BERTINGKAT TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI ORGAN LIMPA TIKUS WISTAR JANTAN. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine.

[img]
Preview
PDF
617Kb
[img]
Preview
PDF
401Kb
[img]
Preview
PDF
1329Kb
[img]
Preview
PDF
342Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

953Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

301Kb
[img]
Preview
PDF
179Kb

Abstract

Latar Belakang: Pupuk nanosilika yang terinhalasi dapat beredar di dalam sirkulasi darah kemudian terakumulasi pada organ limpa melalui proses fagositosis, dan memicu respon inflamasi yang ditandai dengan pelebaran diameter pulpa putih dan jarak zona marginalis. Tujuan : Membuktikan adanya pengaruh paparan inhalasi pupuk nanosilika dosis bertingkat terhadap gambaran histopatologi organ limpa tikus Wistar jantan. Metode penelitian : Penelitian menggunakan Post Test Only Control Group Design. Objek penelitian yaitu tikus Wistar jantan yang diberikan paparan inhalasi dengan aquades untuk kelompok kontrol, dan pupuk nanosilika pada kelompok 1 (7ml/L), kelompok 2 (35ml/L), kelompok 3 (175 ml/L) untuk kelompok perlakuan sebanyak dua kali sehari selama 14 hari. Pemeriksaan histopatologi dengan pengukuran diameter pulpa putih dan jarak zona marginalis menggunakan mikroskop cahaya perbesaran 100 kali dan micrometer, diukur 5 folikel kemudian dirata-rata. Hasil : Rerata pelebaran diameter pulpa putih terbesar pada kelompok 1 (32,79±3,63 μm) , diikuti kelompok 3 (31,48±2,90 μm), kelompok kontrol (30,30±3.71 μm) serta kelompok 2 (28,76±3,92 μm), Rerata pelebaran jarak zona marginalis terbesar pada kelompok 3 (11,72±0,88 μm) diikuti kelompok 1 (10,90±1,93 μm), kontrol (9,12±2,64) serta kelompok 2 sebesar (8,96±1,59 μm). Uji One Way Anova didapatkan perbedaan tidak bermakna pada pelebaran diameter pulpa putih antar kelompok (p = 0,356) dan pada pelebaran zona marginalis antar kelompok (p=0,087) Kesimpulan : Paparan inhalasi pupuk nanosilika dosis bertingkat tidak berpengaruh terhadap pelebaran diameter pulpa putih dan jarak zona marginalis limpa tikus Wistar jantan Kata Kunci: Nanosilika, Diameter Pulpa Putih, Jarak Zona Marginalis

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:72054
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:26 Apr 2019 09:54
Last Modified:26 Apr 2019 09:54

Repository Staff Only: item control page