KUALITAS FISIK DAGING DOMBA EKOR TIPIS JANTAN YANG DIBERI PAKAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT PADA UMUR DAN LOKASI OTOT BERBEDA

RIZKI, ACHMAD and Purbowati, Endang and Lestari , C.M. Sri (2019) KUALITAS FISIK DAGING DOMBA EKOR TIPIS JANTAN YANG DIBERI PAKAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT PADA UMUR DAN LOKASI OTOT BERBEDA. Undergraduate thesis, FACULTY OF ANIMAL AND AGRICULTURAL SCIENCES.

[img]
Preview
PDF
472Kb
[img]
Preview
PDF
153Kb
[img]
Preview
PDF
169Kb
[img]
Preview
PDF
389Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1282Kb

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik daging Domba Ekor Tipis (DET) muda dan dewasa pada lokasi otot berbeda yang diberi pakan hijauan dan konsentrat dalam bentuk pelet yang diukur dari pH, susut masak, keempukan, warna dan daya ikat air (DIA). Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi tentang kualitas fisik daging domba muda dan domba dewasa sebagai bahan pertimbangan dalam memilih daging yang lebih berkualitas berdasarkan umur ternak dan lokasi otot. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2016 sampai April 2017 di kandang Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro. Materi yang digunakan yaitu 12 DET jantan, terdiri dari 6 ekor domba muda umur 6 bulan dengan rata-rata bobot badan 15,41 ± 2,11 kg (CV=13,72%) dan 6 ekor domba dewasa umur 12 bulan dengan rata-rata bobot badan 23,01 ± 1,91 kg (CV=8,31%). Pakan yang diberikan berupa pakan hijauan dan konsentrat dalam bentuk pelet dengan kandungan PK 12,07% dan TDN 49,13%. Penelitian ini menggunakan metode independent sample comparison yaitu membandingkan dua materi yang tidak bisa diacak. Parameter yang diamati yaitu bobot potong, pH, susut masak, warna, daya ikat air (DIA) dan keempukan daging. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daging pada otot longissimus dorsi (LD) pada domba muda dan dewasa mempunyai nilai pH, DIA, warna (a dan b) tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan rata-rata 6,23, 30,68%, 30,05 dan 19,03, sedangkan susut masak, keempukan dan warna L daging pada domba muda lebih baik daripada domba dewasa yaitu masing-masing 22,50% vs 35,42%, 4,03 kg/cm 2 vs 7,73 kg/cm 2 dan 46,25 vs 34,63. Daging pada otot biceps femoris (BF) mempunyai nilai pH, DIA, warna a dan warna b pada domba muda dan domba dewasa tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan rata-rata 6,29, 29,67%, 29,90 dan 20,33, sedangkan susut masak, keempukan dan warna L daging pada domba muda lebih baik (P<0,05) dari pada domba dewasa yaitu masing-masing 24,58% vs 39,17%, 4,36 kg/cm 2 vs 8,05 kg/cm 2 dan 46,54 vs 36,15. Kualitas fisik daging domba muda maupun dewasa pada otot LD dan BF tidak berbeda nyata (P>0,05), dengan rata-rata pada domba muda 6,25 (pH), 23,54% (susut masak), 4,19 kg/cm (keempukan), 30,67% (DIA) serta 46,40, 31,46 dan 20,99 (warna L, a dan b), sedangkan pada domba dewasa dengan rata-rata 6,27 (pH), 36,54% (susut masak), 7,89 kg/cm 2 (keempukan), 29,69% (DIA) dan 35,39, 28,49 dan 18,37 (warna L, a dan b). Simpulan penelitian ini adalah domba muda memiliki kualitas daging yang lebih baik dibandingkan domba dewasa dilihat dari nilai keempukan dan susut masak daging baik pada otot longissimus dorsi (LD) maupun biceps femoris (BF). Kualitas fisik daging domba pada otot LD dan BF baik pada domba muda maupun domba dewasa relatif sama.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:71998
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:25 Apr 2019 10:26
Last Modified:25 Apr 2019 10:26

Repository Staff Only: item control page