PENGARUH VARIASI KARBON AKTIF DAN TABUNG PEMURNI BIOGAS TERHADAP EFEKTIVITAS PEMURNIAN BIOGAS DI INDUSTRI TAHU SEMARANG

Beru Sembiring, Yonika (2019) PENGARUH VARIASI KARBON AKTIF DAN TABUNG PEMURNI BIOGAS TERHADAP EFEKTIVITAS PEMURNIAN BIOGAS DI INDUSTRI TAHU SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
65Kb

Abstract

ABSTRAK Biogas berasal dari bahan-bahan organik yang difermentasikan oleh aktivitas anaerobik dari bakteri metana yang didapatkan dengan cara metanogen. Limbah cair industri tahu mengandung senyawa organik cukup tinggi (BOD sekitar 5.000 - 6.000 mg/lt) dan bersifat biodegradable, serta mampu dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif penghasil biogas. Kadar CH4 pada biogas berpengaruh terhadap nilai kalor/panas yang dihasilkan, sehingga perlu dilakukan pemurnian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi kandungan biogas di Industri Tahu Wismilak Semarang dan untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran karbon aktif terhadap peningkatan CH4 dan penyisihan CO2 pada pemurnian biogas di Industri Tahu Wismilak Semarang. Metode penelitian adalah eksperimental, sampel diambil menggunakan suntikan (syringe) yang juga berfungsi sebagai penampung sampel biogas. Setelah itu, sampel biogas sebelum dan setelah adsorpsi diukur komposisinya menggunakan alat Gas Chromatography (GC). Hasil penelitian menunjukkan komposisi CH4 dan CO2 pada biogas yang ada di Industri Tahu Wismilak Semarang ialah masing-masing sebesar 136587,21 ppm dan 351767,10 ppm. Perlakuan pemurnian dengan tabung pemurni biogas 2 inchi dalam berbagai variasi didapat kenaikan CH4 tertinggi sebesar 17,50% dan penurunan CO2 tertinggi sebesar 27,39%. Sementara pada tabung 4 inchi dengan berbagai variasi didapat kenaikan CH4 tertinggi sebesar 17,21% dan penurunan CO2 tertinggi sebesar 23,89%. Kata Kunci: Pemurnian Biogas, Karbon Aktif, Adsorpsi ABSTRACT [The Effect of Variations in The Size of Activated Carbon and Biogas Purification Tube on The Effectiveness of Biogas Purification in Tahu Wismilak Industry Semarang] Biogas comes from organic materials fermented by anaerobic activity from methane bacteria obtained by methanogens. The liquid waste of tofu industry contains high organic compounds (BOD of around 5,000 - 6,000 mg / lt) and is biodegradable, and can be used as an alternative energy source of a biogas producer. CH4 levels in biogas affect the heat value / heat produced, so it needs to be purified. The purpose of this study was to determine the composition of biogas and to determine the effect of variations in the size of activated carbon on increasing CH4 and CO2 removal in biogas of the Tahu Wismilak Industry Semarang. The research method is experimental, the sample is taken using an injection (syringe) which also functions as a storage for biogas samples. After that, the composition of the biogas sample before and after adsorption was measured using Gas Chromatography (GC). The results showed that the composition of CH4 and CO2 in biogas of Tahu Wismilak industry Semarang was 136587.21 ppm and 351767.10 ppm, respectively. The purification treatment with a 2 inch biogas purifying tube with various variations obtained the highest CH4 increase of 17.50% and the highest decrease in CO2 was 27.39%. While the 4-inch tube with various variations obtained the highest CH4 increase of 17.21% and the highest decrease in CO2 was 23.89%. Keywords: Biogas Purification, Activated Carbon, Adsorption

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
ID Code:71862
Deposited By:Ms teknik lingkungan
Deposited On:22 Apr 2019 10:08
Last Modified:22 Apr 2019 10:08

Repository Staff Only: item control page