STUDI PERBEDAAN NILAI KAPASITAS FUNGSI PARU PEKERJA PADA PENELITIAN TAHUN 1999 DAN 2006 DI INDUSTRI PENGASAPAN IKAN KELURAHAN BANDARHARJO, KECAMATAN SEMARANG UTARA

UTAMI, DEVI ADI (2006) STUDI PERBEDAAN NILAI KAPASITAS FUNGSI PARU PEKERJA PADA PENELITIAN TAHUN 1999 DAN 2006 DI INDUSTRI PENGASAPAN IKAN KELURAHAN BANDARHARJO, KECAMATAN SEMARANG UTARA. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Potensi bahaya yang ada di lingkungan kerja yang melebihi nilai ambang batas dapat mengakibatkan penyakit akibat kerja. Salah satu penyakit akibat kerja adalah pneumokoniosis, yang mengakibatkan gangguan fungsi paru dengan penurunan nilai Force Exiratori Volume (FEV1)dan Force Vital Capacity (FVC). Pada peneliian tahun 1999 rerata FVC sebesar 2.17 L dan rerata FEV1 sebesar 1.37 L, sedangkan pada penelitian tahun 2006 rerata FVC 1.78 L dan rerata FEV1 sebesar 1.65 L. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan nilai kapasitas fungsi paru adalah lama kerja, umur, status gizi, pemakaian APD, riwayat penyakit, keluhan-keluhan subjektif gangguan fungsi paru,asa riwayat pekerjaan, jenis pekerjaan dan lingkungan kerja (ventilasi).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai kapasitas fungsi paru pekerja pada penelitian tahun 1999 dan 2006 di industri pengasapan iakn Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan retrospektif dengan menggunakan studi historis. Sampel penelitian ini sebanyak 25 responden. Uji beda dilakukan dengan menggunakan uji t-paired test (alpha=0.05), diperoleh hasil bahwa nilai FVC dan FEV1 pada penelitian tahun 1999 dan 2006 memiliki perbedaan (p-value(FVC)=0.004 dan p-value (FEV1)= 0.049). Dan perbedaan nilai tersebut berhubungan dengan keuhan-keluhan subjektif gangguan fungsi paru (p-value(FVC)=0.022 dan p-value (FEV1)=0.008) dan jenis pekerjaan (p-value(FVC)=0.022). Sedangkan lama kerja (p-value(FVC)=0.830 dan p-value (FEV1)=0.136), umur (p-value(FVC)=0.589 dan p-value (FEV1)=0.250), status gizi (p-value(FVC)=0.725 dan p-value (FEV1)=0.409), jenis pekerjaan ( p-value (FEV1)=0.088) dan lingkungan kerja (ventilasi) (p-value(FVC dan FEV1)=1.000)tidak memiliki hubungan dengan perbedaan nilai kapasitas fungsi paru tersebut. Untuk mengurangi paparan asap dapat dilakukan dengan cara menggunakan exhaust fan untuk pergantian sirkulasi udara dan melakukan rotasi kerja antar pekerja. Kata Kunci: kapasitas fungsi paru, FVC, FEV1,pengasapan ikan COMPARATIVE STUDY OF LUNG VITAL CAPACITY VALUE TO THE WORKERS IN 1999 AND 2006 RESEARCHS IN SMOKED FISH PROCESSING INDUSTRY ON BANDARHARJO VILLAGE, NORTH SEMARANG DISTRICT The hazard in the workplace which exceed the limit is able to cause occupational diseases. One of the occupational disease is pneumokoniosis, which cause the lung vital disorder that is able to decrease the Force Expiratory Volume (FEV1) and Force Vital Capacity (FVC) value. In the 1999 research, mean of FVC and FEV1 were 2.17 L and 1.37 L, meanwhile in the 2006 research, mean of FVC dan FEV1 were 1.78 L and 1.65 L. The factors which affect lung vital capacity value were years on work, age, nutritional status, using Personal Protection Equipment(PPE), historical health, subjective sign of lung function, historical occupation, variaty of occupation and workplace (ventillation). The aim of the research was to knor lung vital capacity value comparition in 1999 and 2006 researchs in smoked fish processing industry on Bandarharjo Village, North Semarang District. This research was analitic study with retrospective approach using historical study. The sample of this research was 25 respondents. Comparative study of this research using t-paired test (alpha=0.05), this research showed that FVC and FEV1 value in 1999 and 2006 researchs had different value (p-value(FVC)=0.004 and p-value (FEV1)= 0.049). Both of value comparison were affected by subjective sign of lung fuction disorder (p-value(FVC)=0.022 and p-value(FEV1)=0.008)and variaty of occupation (p-value(FVC)=0.022). Meanwhile years on work (p-value(FVC)=0.830 and p-value (FEV1)=0.136), age (p-value(FVC)=0.589 and p-value (FEV1)=0.250), nutritional status (p-value(FVC)=0.725 and p-value (FEV1)=0.409), variaty of occupation ( p-value (FEV1)=0.088) and workplace (ventillation)(p-value(FVC and FEV1)=1.000)weren't affected lung vital capacity value comparison. Spreading smoke in the workplace can be reduced by using exhaust fan to exchange the air circullation and rotating job among the workers. Keyword: lung vital capacity, FVC, FEV1, smoked fish proscessing

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:7131
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:02 Mar 2010 09:49
Last Modified:02 Mar 2010 09:49

Repository Staff Only: item control page