PERUBAHAN EMISI AMONIA PADA ZONA BERBEDA DALAM KANDANG CLOSED HOUSE DI MUSIM KEMARAU DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS DAGING AYAM BROILER

DIYANTORO, FAHMI ADITYA and Sarjana, Teysar Adi and Sarengat, Warsono (2019) PERUBAHAN EMISI AMONIA PADA ZONA BERBEDA DALAM KANDANG CLOSED HOUSE DI MUSIM KEMARAU DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS DAGING AYAM BROILER. Undergraduate thesis, FACULTY OF ANIMAL AND AGRICULTURAL.

[img]
Preview
PDF
217Kb
[img]
Preview
PDF
88Kb
[img]
Preview
PDF
303Kb
[img]
Preview
PDF
429Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

196Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

764Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1153Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan emisi amonia pada zona berbeda dalam kandang closed house di musim kemarau dan pengaruhnya terhadap kualitas daging ayam broiler. Penelitian dilakukan di kandang closed house, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro dari bulan Juni – Juli 2017. Materi yang digunakan adalah 48 ekor ayam broiler yang diambil dari 720 ayam broiler unsexed dengan bobot badan awal 49,25 ± 1,13 g. Ayam broiler ditempatkan pada kandang komersial dengan kapasitas 11.000 ekor, dengan panjang kandang 60 m dan lebar 12 m. Pakan yang digunakan adalah pakan komersil. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 kelompok. Perlakuan perubahan emisi amonia pada penelitian ini didefinisikan sebagai berikut emisi yang diukur pada zona 1 dengan jarak 0 meter dari inlet, Zona 2 dengan jarak 15 meter dari inlet, Zona 3 dengan jarak 30 meter dari inlet dan Zona 4 dengan jarak 45 meter dari inlet. Parameter yang diamati water holding capacity (WHC), pH, warna daging, kadar air, kadar lemak kasar, dan kadar protein kasar daging ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan emisi amonia pada zona 3 dan 4 dalam kandang closed house di musim kemarau berpengaruh (P≤0,05) pada nilai WHC daging bagian dada, yang mengalami peningkatan secara signifikan pada zona yang semakin jauh dari inlet, namun WHC bagian paha atas dan paha bawah tidak terjadi perbedaan yang signifikan. Nilai pH, warna, kadar air, kadar lemak serta kadar protein tidak menunjukkan perbedaan secara signifikan (P>0,05) akibat perubahan emisi amonia pada zona berbeda. Simpulan penelitian ini adalah peningkatan emisi amonia pada zona yang jauh dari inlet berdampak pada penurunan kualitas daging berupa peningkatan nilai WHC tanpa diikuti dengan perubahan pH, warna, kadar air, kadar lemak dan kadar protein daging ayam broiler.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:71176
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:02 Apr 2019 14:40
Last Modified:02 Apr 2019 14:40

Repository Staff Only: item control page