PENGARUH SUPLEMENTASI ASAM LEMAK TIDAK JENUH GANDA TERPROTEKSI DAN METIONIN HIDROKSI ANALOG TERHADAP PROTEIN, AMONIA DAN UREA DARAH KAMBING KACANG

PUTRI, NUGRAHENI H. and Widiyanto, Widiyanto and SURAHMANTO, Srahmanto (2019) PENGARUH SUPLEMENTASI ASAM LEMAK TIDAK JENUH GANDA TERPROTEKSI DAN METIONIN HIDROKSI ANALOG TERHADAP PROTEIN, AMONIA DAN UREA DARAH KAMBING KACANG. Undergraduate thesis, FACULTY OF ANIMAL AND AGRICULTURAL.

[img]
Preview
PDF
626Kb
[img]
Preview
PDF
87Kb
[img]
Preview
PDF
100Kb
[img]
Preview
PDF
253Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

105Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

492Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1315Kb

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan asam lemak tidak jenuh ganda terproteksi dan metionin hidroksi analog dalam ransum kambing Kacang terhadap kadar protein, urea dan amonia darah. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2017 - 20 September 2017 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Ungaran, Jawa Tengah. Materi yang digunakan yaitu 18 ekor kambing Kacang jantan dengan bobot badan ratarata 13,25 kg ± 1,31. Bahan pakan terdiri dari bekatul, bungkil kelapa dan rumput lapangan. Parameter yang diamati meliputi protein, amonia dan urea darah. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian yaitu rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 3 dengan 3 kali ulangan, faktor I: MBK terproteksi parsial terdiri dari: 1) M0 = tanpa MBK terproteksi parsial, 2) M1 = MBK 75% terproteksi + 25% tidak terproteksi, faktor II: MHA terdiri dari: 1) A0 = 0 g, 2) A1 = 3 g, 3) A2 = 6 g. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (anova), bila terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan analisis Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara pemberian minyak biji kapuk terproteksi dengan pemberian MHA terhadap kadar protein darah (P>0,05), namun pemberian MBK terproteksi parsial berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar protein darah sedangkan pemberian MHA tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar protein darah. Pemberian MBK terproteksi parsial dan MHA terdapat interaksi terhadap kadar amonia darah (P<0,05). Pemberian MBK terproteksi parsial dan MHA terdapat interaksi terhadap kadar urea darah (P<0,05). Kadar amonia darah perlakuan M , M 0 A 2 , M 1 A 0 , M 1 A 1 , M 1 A , masing-masing sebesar 1,93; 1,55; 1,60; 1,38; 1,51; 1,68 mg/dl. Kadar urea darah perlakuan M 2 0 A 0 , M 0 A 1 , M 0 A 2 , M 1 A , masing-masing sebesar 27,52; 31,36; 22,35; 25,19; 22,02; 27,20 mg/dl. Kadar protein darah perlakuan M 0 , M 1 , A 0 , A 1 , A , masing-masing sebesar 6,68; 7,18; 6,64; 7,40; 6,75 g/dl. 2 Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa suplementasi MBK terproteksi parsial dan MHA dapat menurunkan kadar amonia dan urea darah serta dapat meningkatkan protein darah.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:71116
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:01 Apr 2019 09:47
Last Modified:01 Apr 2019 09:47

Repository Staff Only: item control page