ASAS KEMANFAATAN DALAM PENERAPAN UANG JAMINAN PESERTA LELANG TERHADAP PERKEMBANGAN LELANG DI INDONESIA

SITI , HARYANTI and R. Benny, Riyanto (2018) ASAS KEMANFAATAN DALAM PENERAPAN UANG JAMINAN PESERTA LELANG TERHADAP PERKEMBANGAN LELANG DI INDONESIA. Masters thesis, Fakultas Hukum UNDIP.

[img]Archive (ZIP) - Published Version
Restricted to Registered users only

3396Kb

Abstract

Pelaksaan lelang selalu menerapkan uang jaminan penawaran lelang yaitu uang yang disetor terlebih dahulu sebagai syarat sahnya menjadi peserta lelang, Besaran uang jaminan dalam perkembangannya telah terjadi beberapa perubahan peraturan pertama diatur dalam Vendu Reglement yang berlaku pada 1 april 1908 dimana besaran uang jaminan 0%-100%, Peraturan Menteri Keuangan Nomor:106/PMK.06/2013 Tentang Perubahan Atas PMK Nomor:93/PMK.06/2010 besaran uang jaminan 20%-100%, dan yang terakhir PMK Nomor:27 /PMK.06/2016 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang pasal 38 yang berbunyi:“ Besarnya jaminan penawaran lelang ditentukan oleh penjual paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari nilai limit dan paling banyak 50% (lima puluh persen) dari nilai limit. Adapun rumusan masalah yang diangkat dalam penulisan tesis ini yakni: Apakah dengan adanya uang jaminan ditentukan 20% pada lelang memenuhi “Asas Kemanfaatan” dan Bagaimana penerapan uang jaminan itu terhadap perkembangan lelang di Indonesia, serta Sejauhmana pentingnya penerapan uang jaminan peserta lelang terhadap berlangsungnya pelaksaan lelang di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris, yang menggunakan data primer yang diperoleh dari masyrakat melalui wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan. Seluruh data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode kualitatif kemudian dipaparkan secara deskriptif sehingga diperoleh suatu kesimpulan. Hasil dari penelitian penulis yang sesuai dengan rumusan masalah dalam tesis ini maka dapat disimpulkan bahwa bahwa penerapan uang jaminan yang diberlakukan dalam lelang sebesar 20%-50% telah memenuhi asas kemanfaatan dimana dengan penerapan uang jaminan untuk mengetahui peserta yang potensial dan akan meminimalkan resiko wanprestasi yang dilakukan pembeli lelang. Dampak perubahan peraturan tentang batas minimum dan maksimum uang jaminan mungkin saja terasa namun masih dalam skala yang kecil karena dampak ekonomi jauh lebih berpengaruh pada perkembangan lelang di Indonesia, namun dengan adanya penerapan uang jaminan diharapkan peserta akan mendapat perlakuan yang sama. Selain itu sangat pentingnya penerapan uang jaminan selain mendatangkan kemanfaatan, keadilan, dan kepastian hukum bagi seluruh pihak dalam lelang. Pelaksanaan lelang dengan tidak menerapkan Uang Jaminan akan berakibat batal demi hukum kecuali jika ditetukan lain oleh undang-undang, atau peraturan pemerintah lainnya. Kata kunci : Asas kemanfaatan uang jaminan, penerapan uang jaminan, proses pelaksanaan uang jaminan.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Asas kemanfaatan uang jaminan, penerapan uang jaminan, proses pelaksanaan uang jaminan.
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:70927
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:23 Mar 2019 14:30
Last Modified:23 Mar 2019 14:30

Repository Staff Only: item control page