Peralihan Hak Atas Tanah Absentee Yang Berasal Dari Hibah Wasiat Di Kabupaten Brebes

RR. MAHARANNY , FRECILIA and Sri Wahyu , Ananingsih (2018) Peralihan Hak Atas Tanah Absentee Yang Berasal Dari Hibah Wasiat Di Kabupaten Brebes. Masters thesis, Fakultas Hukum UNDIP.

[img]Archive (ZIP) - Published Version
Restricted to Registered users only

3073Kb

Abstract

Peralihan hak atas tanah absentee dapat terjadi karena beberapa hal salah satunya dengan cara pewarisan melalui hibah wasiat. Peralihan hak atas tanah absentee yang didasarkan pada hibah wasiat dalam proses pendaftaran peralihan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Namun dalam prakteknya penulis menemukan beberapa masalah yang timbul dalam pelaksanaan pendaftaran peralihan hak atas tanah absentee di Kabupaten Brebes. Adapun permasalahan yang diangkat dalam tesis ini adalah faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan pendaftaran peralihan hak atas tanah absentee dan mengenai bagaimana kedudukan akta PPAT yang dijadikan alat bukti dalam proses pendaftaran peralihan hak atas tanah menurut Pasal 95 Ayat (1) Peraturan Menteri Negara Agraria/Keputusan Kepala BPN Nomor 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Jenis penelitian dalam tesis ini adalah penelitian hukum empiris karena penelitian ini berangkat dari adanya keluhan dari masyarakat saat melalukan pendaftaran peralihan hak atas tanah berdasarkan hibah wasiat dan adanya kekosongan norma terkait pengaturan akta hibah wasiat di dalam Peraturan Menteri Agraria/Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nomor 3 Tahun 1997. Hasil penelitian terhadap permasalahan yang dikaji yaitu pelaksanaan pendaftaran peralihan hak atas tanah absentee di Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan proses pelaksanaanya memakan waktu lama dari yang sudah ditentukan. Penulis juga menemukan beberapa kelemahan dalam pelaksanaan proses peralihan hak atas tanah absentee di Kabupaten Brebes. Dan tentang kekuatan akta hibah wasiat yang dibuat oleh PPAT yang dijadikan alat bukti dalam proses peralihan hak sangat tergantung pada penilaian Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes. . Dalam hal ini fungsi akta hibah wasiat dari PPAT hanya sebagai petunjuk yang memperkuat penetapan subjek dan objek hak tas tanah absentee yang dihibahkan dan diwasiatkan..

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Tanah Absentee, Peralihan Hak Atas Tanah, Hibah Wasiat
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:70915
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:23 Mar 2019 14:01
Last Modified:23 Mar 2019 14:01

Repository Staff Only: item control page