PENGARUH SUPLEMENTASI BESI DAN SENG TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GEMOLONG KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2008

Handayani, Siswi (2008) PENGARUH SUPLEMENTASI BESI DAN SENG TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GEMOLONG KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2008. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
8Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Mengingat tingginya prevalensi defisiensi zat besi dan seng serta efek negatifnya, maka suplementasi zat gizi seperti besi dan seng pada anak-anak akan sangat bermanfaat. Sehingga diharapkan prestasi belajar dan kualitas sumber daya manusia pada anak sekolah dasar dapat meningkat. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh suplementasi besi dan seng terhadap kadar hemoglobin dan prestasi belajar pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 72 responden dari 85 total populasi siswa kelas IV-V di SD N Kwangen 1 dan SD N Tegaldowo 2 Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2007/2008. Subjek penelitian dibagi 2 kelompok yakni, kelompok I yang diberi suplementasi besi dan seng dan kelompok II diberi suplementasi besi saja. Tablet besi 10mg dibuat oleh Apotik Sarana dan tablet seng 10mg dibuat oleh Farmasi FK UNDIP. Soal prestasi belajar dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2006/2007. Kadar hemoglobin diperiksa dengan metode Cyanmethomoglobin. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan pretest posttest group design. Menggunakan uji Paired Sample T-test, Independent T-test dan uji Wilcoxon, Mann Whitney. Hasil penelitian ini adalah kadar Hb sebelum suplementasi pada kelompok besi rata-rata 12,7g%+1,61 pada kelompok besi dan seng rata-rata12,4g%+1,12. Sesudah Suplementasi pada kelompok besi dan seng kada Hb adalah 12,2g%+ sedangkan pad kelompok besi adalah 13,0g%. Kenaikan kadar Hb pada kelompok besi dan seng sebesar 0,85g%+1,01 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok besi sebesar 0,35g%+(p=0,014). Prestasi belajar Bahasa Indonesia sebelum suplementasi pad kelompok besi dan seng sebesar 5,1 +1,33, pada kelompok besi sebesar 5,5+1,76. sesudah suplementasi pada kelompok besi dan seng sebesar 6,4+1,36 pada kelompok besi sebesar 6,48 +1,75 tidak berbeda bermakna(p=0,461).Selisih kenaikan prestasi belajar pada kelompok besi dan seng adalah 1,3+1,19 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok besi sebesar 0,8+1,49 (p=0,186). Prestasi belajar Matematika sebelum suplementasi berbeda bermakna yaitu pada kelompok besi dan seng sebesar 3,5+1,4, pada kelompok besi sebesar 4,4+1,26(p=0,009). Sesudah suplementasi pada kelompok besi 4,7+1,26 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok besi dan seng sebesar 4,6+1,81(p=0,001).Selisih kenaikan prestasi belajar Matematika pada kelompok besi dan seng lebih tinggi sebesar 1,03+1,08 dibandingkan pada kelompok besi sebesar 0,28+0,93(p=0,001) Kata Kunci: SUPLEMENTASI, BESI DAN SENG, KADAR HEMOGLOBIN, PRESTASI BELAJAR, ANAK SEKOLAH THE EFFECT OF IRON AND ZINC SUPPLEMENTATION TOWORD HEMOGLOBIN AND LEARNING ACHIEVEMENT AMONG STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL IN GEMOLONG, SRAGEN REGENCY 2008 Recalling the high prevalency of iron and zinc and their negative effect, the supplementation of iron and zinc to children will be much beneficial. It is hoped that the students achivement and human resource quality among elementary students will be increasing by this supplementation. The purpose of this research was to detect the effect of iron and zinc supplementation toword hemoglobin and learning achievement among students of elementary school in Gemolong, Sragen Regency. The sampleof this research were 72 responden from 85 total population of IV-V grade students of Faculty of Medicine of Diponegoro University. The learning achievement was made by education Institution of Sragen regency 2006/2007. The hemoglobin was tested by Chyanmethomoglobin. This research was Quasi Experimen with pretest-posttest group design. Using Paired Sample T-test, Independent T-test, and Wilcoxon Test, Mann Whitney. The reslt of the reseaarch of hemoglobin of the second group or iron group was 12,7g%+1,61 while hemoglobin of the first group was 12,4g%+ 1,12. After supplementation, hemolobin of the first group was 13,2g%+1,11 while hemoglobin of the second group was 13,0g%. The increasing among the first group was 0,85g%+1,01 heigher than hemoglobin of the second group 0,3g%+1,08(p=0,014). Thr learning achievement of Indonesian language befor supplementation among the firts groups was 5,1+1,33, the second group 5,5+1,76. After supplementation hemoglobin of the first group was 6,4+1,36, the second group 6,48+1,75, there was no significant difference(p=0,461). The differences between the iron and zinc group was 1,3+1,4 while the iron group 4,4+1,26(p=0,009). it shown a significant different. After supplementation the iron group was 4,7+1,24 higher than the iron and zinc group 4,6+1,81(p=0,001). The difference of mathematicslearning achievement was higher among the iron and zinc group for about 1,03+1,08, compare with the iron group 0,28+0,93(p=0,001) Keyword : SUPPLEMENTATION, IRON AND ZINC, HEMOGLOBIN, LEARNING ACHIEVEMENT, STUDENT

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:7042
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:24 Feb 2010 10:20
Last Modified:24 Feb 2010 10:20

Repository Staff Only: item control page