PELANGGARAN HAK CIPTA LAGU YANG DIBAJAK DAN DIPERJUALBELIKAN MELALUI SITUS ONLINE (STUDI KASUS PEMBAJAKAN ALBUM BAND AUMAN YANG DIBAJAK DAN DIPERJUALBELIKAN DI SITUS BERBAYAR)

VERDIANSYAH, VERDIANSYAH and Kholis , Roisah (2017) PELANGGARAN HAK CIPTA LAGU YANG DIBAJAK DAN DIPERJUALBELIKAN MELALUI SITUS ONLINE (STUDI KASUS PEMBAJAKAN ALBUM BAND AUMAN YANG DIBAJAK DAN DIPERJUALBELIKAN DI SITUS BERBAYAR). Masters thesis, Fakultas Hukum UNDIP.

[img]Archive (ZIP) - Published Version
Restricted to Registered users only

1004Kb

Abstract

Kemajuan teknologi dan informasi telah memberikan kontribusi besar terhadap penyebaran hasil dari Hak Kekayaan Intelektaual khususnya dibidang Hak Cipta. Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta merupakan pembahuruan untuk meningkatkan perlindungan dan member kepastian atas jaminan hokum untuk melindungi Hak-hak yang terkandung dalam sebuah ciptaan. Perlindungan yang ada tetap perlu diperhatikan adalah berkaitan dengan hak moral dan hak ekonomi yang tetap melekat pada diri pencipta atas karya ciptanya, dimana hak pencipta untuk mengumumkan dan memperbanyak hasil karyanya tersebut. Hal ini dilakukan karena banyaknya pelanggaran dan pembajakan sebuah karya cipta dikarenakan adanya suatu keadaan yang menekan keadaan sosial dan ekonomi yang ada dimasyarakat untuk melakukan sebuah pelanggaran dan pembajakan. Beberapa permasalahan mengenai bagaimana perlindungan hokum terhadap Hak Cipta yang dibajak dan diperjual-belikan disitus Online dan bagaimana upaya hokum dengan adanya pelanggaran dan pemabajakan yang terjadi tersebut. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normative dengan pendekatan kasus. Metode penelitian dengan cara mencari dan meneliti bahan pustaka yang merupakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hokum sekunder dan bahan hokum tersier. Bahan-bahan tersebut disusun secara sistematis dan dikaji, kemudian ditarik kesimpulan dalam hubungannya dengan masalah yang ditulis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Perlindungan hokum terhadap Hak Cipta lagu Band Auman oleh Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta. Bahwa ada beberapa prinsip dasar HakCipta yang perlu diperhatikan adalah Hak Cipta tersebut lahir dari kreatifitas, ide dan gagasan yang telah diwujudkan secara nyata. Apabila terjadi pelanggaran terhadap Hak Moral dan Hak Ekonomi dalam Hak Cipta, Maka upaya penegakan hokum terhadap pelanggaran dan pembajakan Hak Cipta lagu di atur dalam Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta dalam Bab XIV, Pasal 95 ayat (1) menyebutkan Penyelesaian sengketa Hak Cipta dapat dilakukan melalui alternative penyelesaian sengketa, arbitrase, atau pengadilan. Sebagaimana dalam penelitian ini yang terjadi adalah penyelesaian sengketa alternatif, yaitu negoisai antara Band Auman dan penyedia layanan musik digital online. Saran peneliti terkait dalam penelitian ini dibutuhkan peranan penting pemerintah membentuk suatu badan yang memfasilitassi dan memproteksi terhadap pelanggaran dan pemabajakan yang terjadi di situs web dan online bukan hanya dari pihak swasta saja.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Hak Cipta, Pelanggaran Hak Cipta, Perlindungan Hak Cipta.
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:70374
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:05 Mar 2019 09:41
Last Modified:05 Mar 2019 09:41

Repository Staff Only: item control page