PEMANFAATAN MEREK KOLEKTIF SEBAGAI SARANA PERLINDUNGAN HUKUM PRODUK SHUTTLECOCK DI KABUPATEN TEGAL

SITI , NURYENI and Budi , Santoso (2017) PEMANFAATAN MEREK KOLEKTIF SEBAGAI SARANA PERLINDUNGAN HUKUM PRODUK SHUTTLECOCK DI KABUPATEN TEGAL. Masters thesis, Fakultas Hukum UNDIP.

[img]Archive (ZIP) - Published Version
Restricted to Registered users only

1586Kb

Abstract

Peranan merek sangat penting untuk menjaga persaingan usaha yang sehat namun kesadaran akan pentingnya Hak Kekayaan Intelektual masih belum begitu terlihat pada masyarakat umum. Tanda-tanda yang diperkenalkan dengan istilah merek kolektif ini bukan berfungsi untuk membedakan barang-barang atau jasa- jasa dari suatu perusahaan terhadap perusahaan lain, namun merek kolektif ini dipakai untuk membedakan asal-usul geografis atau karakteristik yang berbeda pada barang-barang atau jasa-jasa perusahaan-perusahaan yang berbeda tetapi memakai merek yang sama secara kolektif di bawah pengawasan dari yang berhak. Dengan lain perkataan, benda dan jasa tersebut diberikan jaminan tertentu tentang kualitasnya. Oleh karena itu, maka merek kolektif dapat digunakan untuk memberikan perlindungan hukum terhadap barang-barang komoditas yang memiliki asal-usul geografis dan karakteristik tertentu seperti komoditas dari daerah-daerah tertentu yang memiliki karakteristik tertentu, seperti di Desa Lawatan merupakan sentra industri shuttlecock di Kabupaten Tegal. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai pembuat shuttlecock. Produk-produk seperti shuttlecock di desa Lawatan tersebut sebenarnya dapat didaftarkan sebagai merek kolektif dari desa Lawatan dan dengan peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tegal untuk menjaga kualitas dan standar produk merek shuttlecock kolektif tersebut untuk memberikan perlindungan hukum bai Usaha Kecil dan Menengah di Desa Lawatan juga memberikan keuntungan ekonomi yang lebih daripada hanya sebagai pemasok dari perusahaan-perusahaan besar di luar Kabupaten Tegal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pelaksanaan penggunaan dan pemanfaatan merek pada produk shuttlecock di Kabupaten Tegal saat ini dan apakah merek kolektif dapat digunakan sebagai sarana perlindungan produk shuttlecock di Kabupaten Tegal. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode yuridis empiris. Hasil penelitian ini adalah bahwa 1) Saat ini pelaku usaha shuttlecock di desa Lawatan belum memanfaatkan merek kolektif sebagai perlindungan hukum atas produk shuttlecock mereka, namun masih berupa Kelompok Usaha Bersama yang memiliki merek-merek tersendiri dan 2) penggunaan merek kolektif dapat dijadikan sebagai alternatif perlindungan merek produk shuttlecock dari desa Lawatan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal yang sebagian besar dimiliki Unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Dengan menggunakan merek kolektif dan pemasaran bersama dapat mengurangi tingkat persaingan usaha tidak sehat diantara para pemilik industri kecil shuttlecock tersebut. Rekomendasi atas penelitian adalah iperlukan sentuhan dari pemerintah Kabupaten Tegal untuk memberikan fasilitas kepada produsen shuttlecock di desa Lawatan dan para pelaku usaha shuttlecock di Desa Lawatan juga harus dengan konsisten menjaga mutu produknya setalah didaftarkan ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, karena setelah merek didaftarkan secara kolektif, tentunya produk yang dihasilkan juga harus memiliki kriteria yang standar

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Merek Kolektif, Shuttlecock, Desa Lawatan, Perlindungan Hukum
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:70345
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:04 Mar 2019 15:09
Last Modified:04 Mar 2019 15:09

Repository Staff Only: item control page