PELAKSANAAN PERJANJIAN SUPLESI KREDIT TENTANG BENDA OBYEK JAMINAN DALAM PERUBAHAN BENTUK KREDIT DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG SEMARANG PATTIMURA

Destia , Edti Nugraheni and YUNANTO, YUNANTO (2017) PELAKSANAAN PERJANJIAN SUPLESI KREDIT TENTANG BENDA OBYEK JAMINAN DALAM PERUBAHAN BENTUK KREDIT DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG SEMARANG PATTIMURA. Masters thesis, Fakultas Hukum UNDIP.

[img]Archive (ZIP) - Published Version
Restricted to Registered users only

2546Kb

Abstract

Suplesi kredit merupakan suatu proses untuk memperbaiki kredit bermasalah dengan tujuan untuk memperbaiki posisi keuangan debitur. Suplesi kredit adalah pembayaran hutang dengan syarat yang lebih lunak atau lebih ringan dibandingkan dengan syarat pembayaran kredit sebelum dilakukannya proses. Penyelesaian kredit bermasalah dengan perjanjian suplesi kredit bank sebelumnya mengupayakan alternatif penyelesaian kredit dalam pembayaran angsuran pokok dan/atau bunga kredit yang telah jatuh tempo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pelaksanaan perjanjian suplesi kredit tentang benda obyek jaminan dalam perubahan bentuk kredit di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Semarang Pattimura, dan untuk mengkaji dan menganalisis akibat hukum perjanjian suplesi kredit tentang benda obyek jaminan dalam perubahan bentuk kredit di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Semarang Pattimura dan faktor penyebab terjadinya kredit bermasalah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis yang dari penelitian akan diambil kesimpulan secara umum dari obyek yang diteliti. Metode pengumpulan data dengan teknik wawancara dan studi pustaka dokumen dan hasil penelitian dibahas secara analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perjanjian suplesi kredit tentang benda obyek jaminan dalam perubahan bentuk kredit di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Semarang Pattimura telah dilakukan sesuai prosedur yang telah ditentukan serta peraturan-peraturan pokok perkreditan yang berlaku, baik peraturan intern BRI yaitu pedoman pelaksanaan kredit bisnis ritel dan ketentuan-ketentuan Bank Indonesia. Dalam hal akibat hukum perjanjian suplesi kredit tentang benda obyek jaminan dalam perubahan bentuk kredit di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Semarang Pattimura, adalah adanya hak dan kewajiban terhadap kreditor dan debitor itu sendiri sehingga hak bagi salah satu pihak sesungguhnya kewajiban bagi pihak lain, sebaliknya kewajiban bagi salah satu pihak merupakan hak bagi pihak lainnya. Saran : Harus dilakukan pengenalan terhadap karakter debitur secara lebih mendalam untuk mengurangi risiko terjadinya kredit bermasalah, salah satunya dengan adanya sistem informasi riwayat kredit debitur oleh Bank Indonesia.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Perjanjian, suplesi kredit, jaminan
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:70102
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:27 Feb 2019 10:50
Last Modified:27 Feb 2019 10:50

Repository Staff Only: item control page