PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK KOSMETIK TERKENAL DARI PEMALSUAN MEREK OLEH PIHAK LAIN

Dilia , Permata Sari and Budi , Santoso (2017) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK KOSMETIK TERKENAL DARI PEMALSUAN MEREK OLEH PIHAK LAIN. Masters thesis, Fakultas Hukum UNDIP.

[img]Archive (ZIP) - Published Version
Restricted to Registered users only

2450Kb

Abstract

Perlindungan hukum dibidang Merek kosmetik seharusnya menjadi sorotan,karena banyaknya pemalsuan merek yang dengan sengaja menggunakan merek dan tidak mempunyai daya pembeda dengan merek yang dipalsukannya. Merek mempunyai pengaruh besar terhadap daya beli dalam bidang kosmetik. Merek yang memiliki brand image positif lebih diminati kebanyakan orang karena dinilai memiliki kualitas yang sudah teruji dan produknya sudah terjamin. Upaya hukum yang seharusnya dilakukan oleh pemilik merek adalah dengan mendaftarkan mereknya selain itu pemilik merek harus aktif melaporkan apabila ada pihak lain yang dengan sengaja memalsukan produknya, karena delik yang digunakan untuk melindungi hak merek tersebut adalah delik aduan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Spesifikasi penelitian adalah desktiptif analitis. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didukung dengan data primer. Sumber data yang digunakan adalah bahan-bahan hukum yang berasal dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang didukung dengan hasil wawancara dari informan. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui analisis dan konstruksi data. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan perlindungan hukum yang diberikan oleh pemerintah sudah berkembang dilihat dari dikeluarkannya Undang- Undang terbaru tentang Merek dan Indikasi geografis Nomor 20 Tahun 2016, namun masih adanya pembiaran dari pemilik merek dalam hal pemalsuan merek sehingga banyak pihak yang dirugikan terutama dari pihak konsumen. UU Merek terbaru ini masih memiliki celah terhadap pemalsuan merek produk terutama dibidang kosmetik karena delik aduan masih tetap digunakan, pemalsu merek akan tetap bebas memalsukan produk selama pemilik merek tidak mengadukan pemalsuan tersebut. Saran penulis seharusnya pemilik merek lebih aktif dan ikut berperan dalam pemalsuan merek produknya, selain itu konsumen harus lebih teliti dalam membeli produk kosmetik agar tidak tertipu, Upaya lain sebaiknya dipertimbangkan dalam hal delik yang digunakan dalam Hak Merek ini, selama ini yang digunakan adalah delik aduan sulit untuk menghentikan peredaran kosmetik palsu, karena jika kita merasa tidak terganggu dengan adanya kosmetik palsu, peredaran kosmetik palsuakan terus bereda

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Perlindungan Merek Kosmetik, Merek Terkenal, Pemalsuan Merek
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:70095
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:27 Feb 2019 10:27
Last Modified:27 Feb 2019 10:27

Repository Staff Only: item control page