PENGARUH ASAP CAIR BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP VIABILITAS Staphylococcus aureus

Adhiasari, Reynata and Santoso , Oedijani and Ciptaningtyas, V. Rizke (2019) PENGARUH ASAP CAIR BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP VIABILITAS Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine.

[img]
Preview
PDF
3821Kb
[img]
Preview
PDF
102Kb
[img]
Preview
PDF
1240Kb
[img]
Preview
PDF
155Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

17Mb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

80Kb

Abstract

Latar Belakang : Plak gigi terbentuk melalui tiga tahap, yaitu proses pembentukkan pellicle, kolonisasi primer, serta kolonisasi sekunder dan maturasi. Apabila dibiarkan, plak gigi dapat menyebabkan gingivitis dan periodontitis. Salah satu bakteri yang dapat melakukan kolonisasi pada pellicle gigi adalah Staphylococcus aureus. Disamping itu, Staphylococcus aureus juga dapat memperberat kejadian periodontitis dengan cara masuk ke dalam periodontal pocket yang terbentuk karena adanya kedalaman sulkus gingiva yang tidak normal. Peneliti menggunakan asap cair berbagai konsentrasi untuk mengetahui Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Kandungan fenol, asam asetat, dan karbonil diharapkan mampu menghambat maupun membunuh bakteri ini. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian asap cair berbagai konsentrasi terhadap viabilitas Staphylococcus aureus. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan post test only control group design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah bakteri Staphylococcus aureus yang diberi perlakuan dengan menggunakan lima macam konsentrasi asap cair (100%, 50%, 25%, 12,5%, dan 6,25%) dan dilakukan pengulangan sebanyak lima kali untuk masing-masing konsentrasi. Analisis data yang dilakukan adalah Kruskal Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil : Uji Kruskal Wallis pada analisis data KHM menunjukkan adanya perbedaan bermakna (p=0,000), begitu pula pada analisis data KBM (p=0,000). Selanjutnya dilakukan uji Mann Whitney yang menyatakan bahwa terdapat signifikansi pada kelompok P3 (25%) untuk uji KHM dan pada kelompok P2 (50%) untuk uji KBM. Kesimpulan : Nilai Kadar Hambat Minimum (KHM) asap cair terhadap Staphylococcus aureus adalah 25%, sementara nilai Kadar Bunuh Minimum (KBM) asap cair terhadap bakteri ini adalah 50%. Kata Kunci : Asap cair, Staphylococcus aureus, Plak, KHM, KBM

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RK Dentistry
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:69512
Deposited By:Ms Lutfiatun Heni
Deposited On:12 Feb 2019 11:30
Last Modified:12 Feb 2019 11:30

Repository Staff Only: item control page