HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN PRAKTIK DALAM PEMBRERANTASAN SARANG NYAMUK DI KELURAHAN WONOKARTO KECAMATAN WONOGIRI KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2003

HANDAYANI, MINARNI TRI (2003) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN PRAKTIK DALAM PEMBRERANTASAN SARANG NYAMUK DI KELURAHAN WONOKARTO KECAMATAN WONOGIRI KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2003. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
35Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang seringmenimbulkan KLB,meyerang anak-anak dengan penyebaran yang sangat cepat dan dapat menimbulkan kematian dalam waktu yang singkat. Berdasarkan lapor dari Depkes RI, sampai pertengahan tahun 2001 kasus penyakit DBD sudah menjadi masalah yang endemis di 122 Kabupaten 605 Kecamatan dan 1.800 desa/Kelurahan di wilayah Indonesia. Di Propinsi Jawa Tengah tahun 2002 telah terjadi kasus penyakit DBD sebanyak 5.710 orang dengan kasus kematian sebesar 75 orang dan di Kabupaten Wonogiri tahun 2002 telah terjadi kasus penyakit DBD sebanyak 459 orang dengan kasus kematian 1 orang serta di kelurahan Wonokarto dari tahun 1997 sampai dengsn 2002 telah terjadi kasus penyakit DBD sebanyak 76 orang dengan kasus kematian 1 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga tentang Demam Berdarah dengue dengan praktik dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk. Jenis penelitian ini adalah explanatory survey menegunakan metode survei dengan pendekata cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini ibu rumah tangga di kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri pada bulan Februari 2003 dengan besar sampel ditentu menggunakan rumus Lemeshow sebesar orang. Analisis data dengan uji Spearman Rank menggunakan program komputer SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,62% respnden menpunyai tingkat pengetahuan cukup dan 69,23 % responden mempunyai praktik cukupdalam Demam Berdarah dengue serta 73,85 % responden mempunyai praktik cukup dalam pemberantasan sarang nyamuk.Berdasarkan hasil analisis Statistik antara pengetahuan dan sikap tentang Demam Berdarah dengue diperoleh nilai p-value 0,003, pengetahuan tentang Demam Berdarah dengue dan praktik pemberantasa sarang Nyamuk diperoleh nilai p-value 0,002 dengan taraf signifikasi 1 %, hal ini menunjukkan hipotesis nol di tolak dan menerima hipotesis alternatif, sehingga ada hubungan yang bermakna pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga tentang Demam Berdarah dengue dengan praktik dalam.pemberantasan nyamuk. Untuk meningkatkan pengetahuan,sikap ibu rumah tangga tentang Demam Berdarah Dengue dan praktik dalam pemberantasan sarang nyamuk, perlu adanya penyuluhan rutin dari petugas pengelola P2MPL dan sanitarian melalui Posyandu, pengajian maupun temu RT/RW dan perlu adanya skala prioritas program setiap tahunya dari stakeholder pemkod Wonogiri guna penanggulangan terjadinya daerah endemi demam Berdarah dengue. Kata Kunci: Pengetahuan,Sikap,Praktik,psn dbd,wonogiri,2003 THE RELATIONSHIP BEEEEETWEEN HOUSEWIVES' KNOWLEDGE AND ATTITUDES TOWARD DEMAM BERDARAH DENGUE WITH THE PRACTICES OF ERADICATING MOSQUITOES' NESTS WONOKARTO VILLAGE OF WONOGIRI DISTRICT WONOGIRI REGENCY IN 2003 Demam Berdarah Dengue (DBD) is a kind of disease, which causes KLB and attacks children with a rapid spread. This disease can also cause death in a short time. According to The Health Department of indonesia (Depkes RI),until the middle of 2001, the cases of DBD had become and endemic prodemic problem at 122 regencies, 605 districts and 1.800 villages across indonesia territory. In 2002, there had been 5.710 persons in the case of DBD disease with the mortality case of 75 persons at Central Java Province. Still in 2002, there had been 459 persons in the case of DBD disease with the mortality case of person at Wonogiri Regency. Meanwhile, from 1997 to 2003, there had been 76 persons in the case of DBD disease with the mortality case of 1 person at wonokarto village. This research is determined by employing the lameshow formula. The data analysis is based on Spearman Rank test and pocessed by SPSS computer program. The Result of this research shows that 84.62 % of the respondents have sufficient knowledge and 69,23 % of the Respondents have sufficient attitudes toward Demam Berdarah Dengue and 73,85 of the respondents have sufficient practices of eradicating mosquitoes'nests. According to the statistic analysis, the p-value between the knowledge and attitude toward Demam Berdarah Dengue an practice of eradicating mosquitoes'nests is 0,005. Meanwhile, the p-value for the attitude toward Demam Berdarah Dengue of practices mosquitoes'nests is 0.002 with significant rate at 1%. This show that the observation hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted, therefore there is a significant relationship between housewives' knowledge and attitude toward Demam Berdarah Dengue with the practice of eradicating mosquitoes. To improve housewives' knowledge, attitude toward Demam Berdarah Dengue and practices of eradicating mosquitoes'nests, it needs routine information from the sanitary officers or from the officerswho manage P2MPL. The information can be explained during the Posyandu periods, religious meeting, or even during the neigbourhood (RT/RW)meeting. It also needs a priority scale for the program, which should be made annually by the stakeholders of Pemkab Wonogiri to prevent the arising of the endemic area of Demam Berdarah Dengue Keyword : knowledge, attitudes, practices,DBD, eradicating mosquitoes'nests, Wonogiri,2003

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:6917
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:17 Feb 2010 14:57
Last Modified:17 Feb 2010 14:57

Repository Staff Only: item control page