HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA, MEROKOK, PERILAKU PEMAKAIAN MASKER DENGAN KEJADIAN SUSPEK DAN INFEKSI TUBERKULOSA PARU PADA PETUGAS KESEHATAN BALAI PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT PARU SEMARANG

HARYANTO, HARYANTO (2008) HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA, MEROKOK, PERILAKU PEMAKAIAN MASKER DENGAN KEJADIAN SUSPEK DAN INFEKSI TUBERKULOSA PARU PADA PETUGAS KESEHATAN BALAI PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT PARU SEMARANG. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
14Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Penyakit Tuberkulosa (TB) Paru merupakan masalah kesehatan masyarakat, Penyakit TB dapat menular melalui saluran pernafasan secara droplet dan dust. Petugas kesehatan BP4 Semarang memiliki potensi besar untuk terjadi penularan, sehingga perlu diteliti faktor yang terkait dengan terjadinya suspek dan infeksi Mycobacterium Tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan antara masa kerja, merokok, perilaku memakai masker dengan kejadian suspek dan infeksi Mycobacterium Tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan antara masa kerja, merokok, perilaku memakai masker dengan kejadian suspek dan infeksi Mycobacterium Tuberculosis. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah petugas BP4 Semarang yang berjumlah 72 orang, sample diambil dengan teknik purposive sampling dandidapat sejumlah 40 orang. Variabel bebas adalah masa kerja, merokok, dan perilaku memakai masker, variabel terikat adalah suspek dan infeksi mycobacterium tuberculosa, data dikumpulkan dengan cara wawancara dan pemeriksaan sputum Sewaktu, Pagi, Sewaktu (SPS). Analisa data dengan menggunakan Fisher Exact Test dengan taraf signifikansi 5% hasil menunjukan tidak ada hubungan antara masa kerja (P=0,355), pengetahuan, (P=0,267), sikap (P=0676), dan praktek memakai masker (P=0,897) dengan terjadinya suspek. Hasil penelitian juga menunjukkan ada hubungan antara kebiasaan merokok (P=0,05) dengan terjadinya suspek. Disarankan pada petugas BP4 Semarang untuk menggunakan masker pada saat bekerja di BP4 Semarang. Kata Kunci: Masa kerja, Merokok, Perilaku, Suspek, Petugas THE RELATIONSHIP BETWEEN JOB TENURE, SMOKER, BEHAVIOUR MASK USAGE AND THE OCCURRENCE OF SUS Koch Pulmonum is a public health problem. TB disease can be contagious through respiratory tract, in droplet and dust way. BP4 health officers have big potencies of this contagion, therefore it is important to examine factors related to suspect indication and tuberculosa mycobacterium infection.Purpose analizing the relationships between job tenure, Smoker, Behaviour mask usage suspect and tuberculosa Mycobacterium infection on the health officers in BP4 Semarang. Method explanatory research with cross-sectonal design. The population is 72 BP4 health officers Semarang, 40 samples a total Population spread in all job divisions with Purposive sampling. In this research the variables are job tenure, smoker, behaviour mask usage. Data were collected by interviewing method and SPS sputum examination. Data analisis was conducted by chi-square test with significance rate of 5%. The result indicates that there is no relationship between job tenure (P=0,355), knowledge (P=0,267), attitude (P=0,676), practice mask usage (P=0,897) and suspect occurrence. The result also indicates correlation between smosker and suspect (P=0,05). lt is suggested to BP4 Health officers staff to mask usage when they worked Keyword: Job Tenure, Smoker, Behaviour mask usage, Suspect, Health Officers

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:6860
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:17 Feb 2010 11:16
Last Modified:17 Feb 2010 11:16

Repository Staff Only: item control page