PENGARUH SURFAKTAN TERHADAP POROSITAS PADA SINTESIS SILIKA GEL DARI ABU SEKAM PADI

Indriani, Septiana (2007) PENGARUH SURFAKTAN TERHADAP POROSITAS PADA SINTESIS SILIKA GEL DARI ABU SEKAM PADI. In: Seminar Tugas Akhir S1 Jurusan Kimia FMIPA UNDIP , Jurusan Kimia UNDIP. (Unpublished)

[img]
Preview
PDF - Presentation
21Kb

Official URL: http://kimia.undip.ac.id

Abstract

Sekam padi merupakan salah satu sumber silika yang mudah didapat dan murah. Komponen utama dari abu sekam padi adalah silika (sekitar 94,5%), karenanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan material berpori berbasis silika. Silika gel merupakan material berpori, berbentuk amorf yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya sebagai adsorben. Ketidakteraturan struktur molekul dari silika gel menyebabkan silika gel memiliki keragaman pori. Pembuatan silika gel dari abu sekam padi dengan penambahan surfaktan sebagai molekul pengarah diharapkan akan berpengaruh terhadap ukuran pori yang terbentuk pada material hasil. Pembuatan silika gel dari abu sekam padi melalui dua tahap, yaitu pembuatan natrium silikat dan pembentukan gel. Natrium silikat diperoleh dengan merefluk abu sekam dan NaOH 1 M pada temperatur 100 0C. Selanjutnya, pembentukan gel dilakukan dengan menambahkan HCl 6 M secara bertetes-tetes pada larutan natrium silikat sampai mencapai pH 8-9. Pembentukan silika gel menggunakan surfaktan dilakukan dengan penambahan dimetil karbonat sebagai molekul pengarah pada kondisi yang berbeda. Karakterisasi silika gel dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer Infra-merah (IR) untuk menentukan gugus silanol dan siloksan, surface area analyser untuk menentukan ukuran pori yang dihasilkan, dan diuji kemampuan mengadsorpsi zat warna pada minyak kelapa sawit. Disimpulkan bahwa gugus silanol dan siloksan dapat diidentifikasi dari spektra infra merah. Silika gel yang memiliki distribusi ukuran pori yaitu mikropori, mesopori, dan makropori dengan fraksi yang dominan adalah pada daerah mesopori. Silika gel menggunakan surfaktan (SG-04) merupakan silika gel yang mendekati silika gel standar (SG-1), tetapi memiliki porositas paling tinggi dengan ukuran pori, luas permukaan, dan volume pori total material hasil sintesis berturut-turut adalah 15,12 Å, 230,54 m2/g, dan 0,174 cm3/g. SG-4 memiliki kemampuan adsorpsi paling besar terhadap minyak kelapa sawit dibandingkan silika gel lain yang dihasilkan, yaitu sebesar 16,47%.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:Q Science > QD Chemistry
Divisions:Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
ID Code:6821
Deposited By:Jurusan Kimia FMIPA
Deposited On:16 Feb 2010 08:54
Last Modified:16 Feb 2010 08:54

Repository Staff Only: item control page