KARAKTERISASI DAN PENENTUAN KOMPOSISI ASAM LEMAK MINYAK IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) SERTA UJI TOKSISITASNYA MENGGUNAKAN METODE BSLT

Listiyorini, Dwi (2007) KARAKTERISASI DAN PENENTUAN KOMPOSISI ASAM LEMAK MINYAK IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) SERTA UJI TOKSISITASNYA MENGGUNAKAN METODE BSLT. In: Seminar Tugas Akhir S1 Jurusan Kimia FMIPA UNDIP , Jurusan Kimia UNDIP. (Unpublished)

[img]
Preview
PDF - Presentation
25Kb

Official URL: http://kimia.undip.ac.id

Abstract

Ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta) merupakan salah satu jenis ikan laut Indonesia yang digunakan terbatas pada bahan pangan saja. Mengingat produksi perikanan yang sangat besar, maka penelitian untuk pemanfaatannya perlu dilakukan. Sebagai langkah awal, penentuan komposisi asam lemak dalam minyak ikan telah berhasil dilakukan, begitu pula dengan karakteristik dan sifat toksisitasnya. Penentuan komposisi asam lemak dalam minyak ikan dilakukan dengan alat Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS) (jenis kolom RTX-5 MS dengan fenil metil siloxan sebagai padatan pendukung, panjang kolom 30 meter, gas pembawa Helium, suhu kolom 100-280 oC, split 1:60, detektor FID), penentuan karakteristik minyak ikan yang meliputi angka penyabunan dan angka asam dilakukan dengan menggunakan metode standar yang secara umum biasa digunakan, sedangkan toksisitasnya ditentukan dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa asam palmitat (24.71%), oleat (15,80%), stearat (8,12%), palmitoleat (7,26%) dan miristat (5,13%), adalah asam lemak mayor yang ada dalam minyak ikan Kembung. Sedangkan ekstrak gliseridanya mengandung asam palmitat (29,39%), oleat (14,85%), isostearat (8,86%), palmitoleat (7,15%) dan miristat (5,44%) dan ekstrak asam lemak bebasnya mengandung asam palmitat (29,50%), isokaproat (17,22%), isostearat (10,44%), hidrosinamat (10,16%) dan oleat (6,38%). Selain itu juga diketahui densitas, viskositas, angka penyabunan dan angka asam dari minyak ikan Kembung adalah 0,94 gram/ mL, 0,08 Nsm-2, 132,62 dan 8,82. Dari uji toksisitas diperoleh nilai LC50 dari minyak ikan, ekstrak gliserida dan ekstrak asam lemak bebas adalah 5,97 ppm, 10,47 ppm dan 2,03 ppm. Dari nilai LC50 menunjukkan bahwa ketiga ekstrak ini berpotensi sebagai antikanker.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:Q Science > QD Chemistry
Divisions:Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
ID Code:6791
Deposited By:Jurusan Kimia FMIPA
Deposited On:12 Feb 2010 11:49
Last Modified:12 Feb 2010 11:49

Repository Staff Only: item control page