ANALISIS EKONOMI SPASIAL UNTUK SEKTOR BASIS DAN UNGGULAN KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016

HAMIDA, FAKHRYZA NABILA (2018) ANALISIS EKONOMI SPASIAL UNTUK SEKTOR BASIS DAN UNGGULAN KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016. Undergraduate thesis, undip.

[img]
Preview
PDF (COVER)
123Kb
[img]
Preview
PDF (KATA PENGANTAR)
186Kb
[img]
Preview
PDF (DAFTAR ISI)
98Kb
[img]
Preview
PDF (ABSTRAK)
88Kb
[img]
Preview
PDF (BAB I)
560Kb
[img]
Preview
PDF (BAB II)
279Kb
[img]PDF (BAB III)
Restricted to Repository staff only

745Kb
[img]PDF (BAB IV)
Restricted to Repository staff only

1285Kb
[img]PDF (BAB V)
Restricted to Repository staff only

1108Kb
[img]
Preview
PDF (BAB VI)
98Kb
[img]
Preview
PDF (DAFTAR PUSTAKA)
203Kb
[img]
Preview
PDF (DAFTAR LAMPIRAN)
113Kb

Abstract

Abstrak Pembangunan perekonomian daerah menjadi salah satu tujuan suatu daerah dengan menggunakan potensi sumberdaya yang ada. Identifikasi sektor ekonomi unggulan menjadi kebutuhan bagi optimalisasi proses dan keberhasilan pembangunan ekonomi tersebut. Akan tetapi, setiap daerah mempunyai sektor perekonomian unggulan yang berbeda dengan daerah yang lain. Oleh karena itu, dibutuhkan model perencanaan ekonomi regional yang membantu mendorong pengoptima lan potensi daerah dalam melaksanakan pembangunan di wilayahnya. Penelitian ini dilakukan untuk membuat analisis ekonomi spasial untuk sektor basis dan unggulan setiap kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) setiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) masing-masing daerah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 29 kabupaten dan 6 kota di Jawa Tengah. Pengolahan data dilakukan dengan spreadsheet dari excel. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan Quotinent Location (LQ), pembagian shift dan metode analisis ekonomi spasial. Hasil analisis ekonomi dasar menggunakan metode LQ tahun 2016 adalah sektor jasa pendidikan menjadi sektor basis di 26 kabupaten / kota, kemudian sektor perdagangan dan sektor lainnnya di 23 kabupaten / kota dan sektor pertanian di 22 kabupaten / kota. Hal ini juga terjadi pada analisis ekonomi unggulan menggunakan gabungan metode LQ dan shift s hare, sektor jasa pendidikan menjadi sektor unggulan di 27 kabupaten/kota, sektor lainnya di 24 kabupaten/kota serta sektor kesehatan dan kegiatan sosial berada di 22 kabupaten/kota. Keywords: Sektor Basis, Sektor Unggulan, Location Quotinent, Shift Share, Ekonomi Spasial

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Diploma in Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Diploma in Urban and Regional Planning
ID Code:67645
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:11 Dec 2018 09:32
Last Modified:11 Dec 2018 09:32

Repository Staff Only: item control page