Analisis Lingkungan Pengendapan dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Batubara pada Blok Selatan Konsesi Tambang PT. Bumi Nusantara Resources, Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan

Sufiudin, Imam and Kurniasih, Anis and Marin, Jenian (2018) Analisis Lingkungan Pengendapan dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Batubara pada Blok Selatan Konsesi Tambang PT. Bumi Nusantara Resources, Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (Imam Sufiudin_21100114120016_2018_JUDUL)
242Kb
[img]
Preview
PDF (Imam Sufiudin_21100114120016_2018_BAB I)
400Kb
[img]PDF (Imam Sufiudin_21100114120016_2018_BAB II)
Restricted to Repository staff only

1715Kb
[img]PDF (Imam Sufiudin_21100114120016_2018_BAB III)
Restricted to Repository staff only

170Kb
[img]PDF (Imam Sufiudin_21100114120016_2018_BAB IV)
Restricted to Repository staff only

3272Kb
[img]PDF (Imam Sufiudin_21100114120016_2018_BAB V)
Restricted to Repository staff only

83Kb
[img]PDF (Imam Sufiudin_21100114120016_2018_DAFTARPUSTAKA)
Restricted to Repository staff only

95Kb
[img]PDF (Imam Sufiudin_21100114120016_2018_LAMPIRAN)
Restricted to Repository staff only

5Mb

Abstract

Batubara adalah salah satu sumber energi alternatif yang masih banyak digunakan di dunia. Salah satu daerah penghasil batubara terbanyak di Indonesia adalah Pulau Kalimantan PT Bumi Nusantara Resources adalah perusahaan yang masih dalam tahap eksplorasi untuk mendapatkan sumberdaya batubara baru di Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Nilai keekonomian batubara ditentukan dari komposisi organik dan anorganik yang dimiliki, salah satunya adalah kandungan sulfur dan abu. Tujuan penelian ini adalah menentukan pengaruh lingkungan pengendapan terhadap kualitas batubara di daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan data pendeskripsian litologi singkapan secara megaskopis, analisis dan korelasi 9 sumur bor dilengkapi data logging berupa log gamma ray, caliper,dan density, serta analisis data sekunder hasil uji proksimat dan ultimat yakni kadar sulfur, kadar abu, nilai GI, dan TPI tiap seam yang ditemukan. Analisis lingkungan pengendapan dilakukan dari hasil korelasi litostratigrafi dan diperkuat dengan diagram TPI-GI. Hasil analisis menunjukkan terdapat 3 seam yang di bawah permukaan daerah penelitian. Seam A1 adalah lapisan batubara tertua yang terdapat pada TBN-08 dan TBN-10CD dengan lingkungan pengendapan lower delta plain subfasies marsh limno -telmatik. Seam A2 terdapat pada TBN-08 yang terendapkan pada lower delta plain dengan subfasies marsh limno – telmatik. Seam A3 terdapat pada TBN-01, TBN-02, TBN-06, dan TBN-09 yang terendapkan pada upper delta plain subfasies wet swamp forest. Kadar abu seam A3 lebih tinggi dibandingkan seam A1 dan A2, namun kadar sulfur seam A3 juga lebih tinggi dibandingkan dengan seam A1 dan A2. Lingkungan pengendapan yang mulanya adalah lower delta plain berubah menjadi upper delta plain. Hasil ini menunjukkan bahwa regresi yang ada di daerah penelitian mempengaruhi kualitas seam batubara yang ditemukan. Kata Kunci: Kualitas batubara, lingkungan pengendapan, kadar abu, kadar sulfur

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:67550
Deposited By:Ms Jenian Marin Geologi
Deposited On:05 Dec 2018 09:04
Last Modified:05 Dec 2018 09:04

Repository Staff Only: item control page