PENGARUH SUPLEMENTASI PROTEIN SUSU TERHADAP PERFORMA OTOT DAN STATUS ANTIOKSIDAN TOTAL PADA ATLET SEPAK BOLA

Setiawan, Muhammad Irwan and Susanto, Hardhono and Kartasurya, Martha Irene (2018) PENGARUH SUPLEMENTASI PROTEIN SUSU TERHADAP PERFORMA OTOT DAN STATUS ANTIOKSIDAN TOTAL PADA ATLET SEPAK BOLA. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, FK Undip) - Accepted Version
190Kb

Official URL: https://expocpnsbumn.blogspot.com/

Abstract

Latar Belakang: Tingginya ROS dapat menurunkan performa otot dan mempengaruhi keberhasilan pertandingan. Protein susu (whey dan kasein) memiliki asam amino esensial dan non esensial yang bermanfaat pada performa otot melalui peningkatan antioksidan. Tujuan: menganalisis pengaruh pemberian protein susu pada performa otot dan status antioksidan total (SAT) pada atlet sepak bola. Metode: uji acak terkontrol pretest–post test dilaksanakan pada 20 atlet laki-laki usia 16-18 tahun di Klub Sepak Bola PPLP Jawa tengah. Kelompok perlakuan diberi 24 gram protein susu dan kelompok kontrol diberi 24 gram maltodekstrin sebagai plasebo selama 28 hari. Performa otot diukur melalui sprint 20 m, shutle run, illinois run, standing broad jump, sit up, push up, dan 1RM leg extension. SAT diukur dengan metode [2,2'-azinobis (3ehylbenzothiazoline-6-sulfonate)]/ABTS. Data dianalisis menggunakan T tes dan GLM univariate. Hasil: tidak ada perbedaan performa otot dan SAT pada baseline. Usia dan asupan selenium sebagai variabel perancu. Setelah dikontrol dengan usia, asupan selenium, dan performa sebelumnya, terdapat perbedaan signifikan (p<0,05) pada shuttle run (6,06 detik vs 6,32 detik, SE=0,04), sit up (67,74 kali/60 detik vs 62,06 kali/60 detik, SE=0,82), dan 1RM leg estension (133,47 kg vs 108,03 kg, SE=5,78). Disis lain, sprint 20 m, illinois run, standing broad jump, dan push up tidak berbeda signifikan (p>0,05). SAT juga lebih tinggi dibandingkan kontrol (1,29 mmol/L vs 0,88 mmol/L, SE=0,10) setelah dikendalikan dengan usia, asupan selenium, dan SAT sebelum perlakuan. Kesimpulan: suplementasi protein susu selama 28 hari dapat meningkatkan performa otot dan SAT.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:protein susu, performa otot, SAT
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Nutrition Science
ID Code:67396
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:30 Nov 2018 15:46
Last Modified:30 Nov 2018 15:46

Repository Staff Only: item control page