PENGARUH PEMBERIAN SARI DELIMA MERAH TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE DAN KADAR ASAM LAKTAT DARAH PADA TIKUS WISTAR DENGAN AKTIVITAS FISIK MAKSIMAL

Zainuddin, Ahmad and Susanto, Hardhono and Rosidi, Ali (2018) PENGARUH PEMBERIAN SARI DELIMA MERAH TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE DAN KADAR ASAM LAKTAT DARAH PADA TIKUS WISTAR DENGAN AKTIVITAS FISIK MAKSIMAL. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, FK Undip) - Accepted Version
167Kb

Official URL: https://expocpnsbumn.blogspot.com/

Abstract

Abstrak : Aktivitas fisik maksimal dapat menyebabkan terjadinya stres oksidatif yang ditandai dengan tingginya kadar MDA dan menyebabkan keadaan hipoksia dalam mitokondria yang menghambat produksi ATP melalui fosforilasi oksidatif dan sumber energi diperoleh melalui metabolisme glikolisis anaerob. Metabolisme anaerob menyebabkan akumulasi asam laktat sangat cepat. Tujuan : Untuk menganalisis pengaruh pemberian sari delima merah terhadap kadar MDA dan asam laktat darah pada tikus wistar dengan aktivitas fisik maksimal. Metode : Penelitian eksperimen murni, pretest-posttest with control group design pada 35 ekor tikus yang diberikan aktivitas fisik maksimal dan perlakuan selama 28 hari. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok, kelompok X0 yaitu tanpa pemberian sari delima merah dan suplemen, X1 yaitu pemberian suplemen, X2 yaitu pemberian sari delima merah 2 mL, X3 yaitu pemberian sari delima merah 4 mL dan X4 yaitu kelompok pemberian sari delima merah 6 mL. Kadar MDA diukur dengan metode TBARS dan kadar asam laktat dengan ELISA. Analisis statistik perbandingan sebelum dan setelah perlakuan menggunakan uji Paired t-test dan perbandingan rerata setelah perlakuan antar kelompok menggunakan uji One way Anova dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD. Hasil : Pemberian sari buah delima berbagai dosis berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar MDA (p<0.05), kelompok X1 (p=0,004) mengalami penurunan kadar MDA tertinggi (-68,02±3,91%). Rerata kadar asam laktat setelah perlakuan terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05), dengan kelompok X4 mengalami penuruan tertinggi -25,94±2,77% (p=0,048). Simpulan : Sari delima merah dapat menurunkan kadar MDA dan asam laktat darah secara signifikan pada tikus dengan aktivitas fisik maksimal.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:buah delima, MDA, asam laktat, aktivitas fisik maksimal
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Nutrition Science
ID Code:67311
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:29 Nov 2018 13:07
Last Modified:29 Nov 2018 13:07

Repository Staff Only: item control page