PENGARUH VARIASI PEMBERIAN TEMPE GEMBUS TERHADAP KADAR HIGH SENSITIVITY C-REACTIVE PROTEIN (hsCRP) DAN FIBRINOGEN PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY DENGAN DIET ATEROGENIK

Dewi, Partika Kharunia and Sulchan, Muhammad and Anjani, Gemala (2017) PENGARUH VARIASI PEMBERIAN TEMPE GEMBUS TERHADAP KADAR HIGH SENSITIVITY C-REACTIVE PROTEIN (hsCRP) DAN FIBRINOGEN PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY DENGAN DIET ATEROGENIK. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, FK Undip) - Accepted Version
95Kb

Official URL: https://expocpnsbumn.blogspot.com/

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskuler terus meningkat dan menjadi penyebab kematian utama di dunia. Konsentrasi protein fase akut C-Reactive Protein (CRP) dan fibrinogen akan meningkat saat terjadi inflamasi sehingga dapat digunakan sebagai penanda awal risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler. Tempe gembus mengandung serat, asam lemak tak jenuh dan isoflavon dipercaya dapat menurunkan reaksi inflamasi. Tujuan: Untuk membuktikan pengaruh variasi pemberian tempe gembus terhadap penurunan kadar hsCRP dan fibrinogen pada tikus Sprague Dawley yang diberi diet aterogenik. Metode: Penelitian merupakan eksperimen kuasi dengan rancangan post test only randomized control group design yang menggunakan 35 ekor tikus Sprague Dawley. Tikus dikelompokan secara acak menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif diberikan pakan standar, kontrol positif diberikan pakan standar dan diet aterogenik, dan tiga kelompok perlakuan diberikan pakan standar, diet aterogenik danintervensi berupa variasi pemberian tempe gembus (tempe gembus, tempe gembus yang dipanaskan dan tempegembus dengan enzim bromelin) selama 28 hari. Serum hsCRP dan fibrinogen diperiksa menggunakan metode ELISA (Enzyme-linked Immunosorbent Assay). Data dianalisis dengan uji Anova, pos hoc, Kruskall-Wallis dan mann whitney. Hasil: Pemberian tempe gembus dengan enzim bromelin merupakan perlakuan yang paling efektif terhadap kadar serum hsCRP dengan signifikan (p=0,028) antara kelompok kontrol negatif, kontrol positif dan perlakuan pertama dengan perlakuan ketiga. Kadar serum fibrinogen menunjukan perbedaan yang bermakna pada seluruh kelompok perlakuan (p=0,042), pemberian tempe gembus dengan enzim bromelin merupakan perlakuan yang paling efektif ditunjukan dengan perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif dan kontrol positif dengan perlakuan ketiga. Simpulan: Pemberian tempe gembus dengan enzim bromelin selama 28 hari memberikan penurunan yang efektif pada kadar serum hsCRP dan fibrinogen.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Tempe Gembus, Kadar serum hsCRP, Kadar serum Fibrinogen, Aterosklerosis
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Nutrition Science
ID Code:67275
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:29 Nov 2018 11:07
Last Modified:29 Nov 2018 11:07

Repository Staff Only: item control page