Determinan Kejadian Stunting Pada Bayi Usia 6 Bulan di Kota Semarang

Mustikaningrum, Ardian Candra and Subagio , Hertanto Wahyu and Margawati, Ani (2016) Determinan Kejadian Stunting Pada Bayi Usia 6 Bulan di Kota Semarang. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, FK Undip) - Accepted Version
54Kb

Official URL: https://expocpnsbumn.blogspot.com/

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan indikator kekurangan gizi yang sifatnya kronis. Angka kejadian stunting di Kota Semarang sebesar 20,37%. Kecamatan dengan prevalensi stunting tertinggi adalah Kecamatan Gunungpati (16,93%), Mijen (13,75%), dan Tembalang (10,11%). Mengingat angka kejadian stunting yang akan semakin sulit diatasi dengan bertambahnya umur maka perlu dilakukan studi untuk mengetahui determinan kejadian stunting. Tujuan : Mengidentifikasi determinan kejadian stunting pada bayi usia 6 bulan di Kota Semarang. Metode : Desain penelitian adalah kasus kontrol, terdiri dari 91 bayi stunting dan 91 bayi normal. Pemilihan sampel secara simple random sampling. Determinan yang diteliti yaitu berat badan lahir, pemberian ASI Eksklusif, pemberian MP ASI dini, kejadian diare, kejadian ISPA, alokasi waktu pengasuhan ibu, tinggi badan ibu, tingkat pendidikan ibu, tingkat ekonomi keluarga, dan lingkar kepala bayi. Instrumen penelitian dengan kuesioner, timbangan bayi digital, infantometer, dan meteran. Data dianalisis dengan p value, nilai odds rasio dengan 95% confidence interval dan regresi logistik ganda. Hasil : Proporsi kejadian stunting adalah 39,6 % pada bayi laki – laki dan 60,4 % pada bayi perempuan. Hasil bivariat variabel BBLR, kejadian diare, kejadian ISPA, tingkat pendidikan ibu, dan tingkat ekonomi keluarga berhubungan dengan kejadian stunting, namun saat multivariat hanya tingkat ekonomi keluarga (OR = 5,39, 95% CI = 2,73;10,63, p<0,001) dan kejadian ISPA (OR = 2,29 ,95% CI = 1,16;4,51, p=0,016). Hasil multivariat tingkat ekonomi keluarga, kejadian ISPA, kejadian diare, dan berat badan lahir rendah merupakan variabel yang berkontribusi 30% terhadap kejadian stunting. Simpulan : Determinan utama kejadian stunting pada bayi usia 6 bulan adalah tingkat ekonomi keluarga.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Kejadian Stunting, Kasus Kontrol, Determinan
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Nutrition Science
ID Code:67054
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:23 Nov 2018 21:23
Last Modified:23 Nov 2018 21:23

Repository Staff Only: item control page