Faktor Risiko Stunting Pada Anak Umur 6 - 24 Bulan Di Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Provinsi Aceh

Lestari, Wanda and Margawati, Ani and Rahfiludin, M. Zen (2013) Faktor Risiko Stunting Pada Anak Umur 6 - 24 Bulan Di Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Provinsi Aceh. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, FK Undip) - Accepted Version
28Kb

Official URL: https://expocpnsbumn.blogspot.com/

Abstract

Latar belakang: Aceh merupakan salah satu provinsi dengan prevalensi stunting yang tinggi. Prevalensi stunting di wilayah tersebut mencapai 39% lebih tinggi dibanding prevalensi nasional 35,6%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengalanisis faktor-faktor risiko stunting anak usia 6 – 24 bulan di provinsi Aceh. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus control, dengan subjek adalah anak usia 6 – 24 bulan. Sebanyak 55 anak pendek dan 55 anak normal menjadi subjek penelitian ini. Subjek dipilih dengan metode consecutive sampling. Faktor risiko yang diukur adalah pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, pendapatan keluarga, riwayat sakit diare dan infeksi saluran napas atas, asupan energi dan protein, tinggi badan orang tua, berat lahir, pemberian ASI eksklusif, waktu pemberian pendamping ASI, pola asuh orang tua dan sumber air bersih. Data dianalisis dengan regresi. Hasil: Faktor risiko stunting pada keluarga berpenghasilan rendah (OR = 8,5, 95% CI: 2,68-26,89), yang menderita diare (OR = 5,04, 95% CI: 1,84-13, 81) dan ISPA (OR = 5,71, 95% CI: 1,95-16,67), asupan energi tidak adekuat (OR = 3,09, 95% CI: 1,02-9,39) dan asupan protein tidak adekuat (OR = 5,54, 95% CI: 2,43-12,63), perawakan pendek dari orang tua (OR = 11,13, 95% CI: 4,37-28,3), berat badan lahir rendah (OR = 3,26, 95% CI: 1,46-7,31), tidak menyusui ASI eksklusif (OR = 6,54, 95% CI: 2,84-15,06), memberikan makanan pendamping ASI terlalu cepat (OR = 6, 54, 95% CI: 2,84-15,06), dan pola asuh kurang (OR = 4,59, 95% CI: 2,05-10,25), praktik-praktik kebersihan anak (OR = 3, 26, 95% CI: 1,46-7,31) dan penanganan pengobatan anak (OR = 2,46, 95% CI: 1,13-5,34). Analisis regresi menunjukkan bahwa faktor risiko yang dominan untuk stunting adalah perawakan pendek dari orang tua (OR = 13,16, 95% CI: 3,72-46,52). Simpulan: Perawakan pendek orang tua sebagai faktor risiko paling dominan terhadap stunting

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:stunting, anak usia 6 – 24 bulan, perawakan pendek orang tua
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Nutrition Science
ID Code:66754
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:21 Nov 2018 11:11
Last Modified:21 Nov 2018 11:11

Repository Staff Only: item control page