Pengaruh Pemberian Probiotik Lactobacillus helveticus Rosell-52 Dan Lactobacillus rhamnosus Rosell-11 Terhadap Kadar Limfosit Pada Lanjut Usia

Wahyuningsih, Retno and SS, Darmono and Margawati, Ani (2014) Pengaruh Pemberian Probiotik Lactobacillus helveticus Rosell-52 Dan Lactobacillus rhamnosus Rosell-11 Terhadap Kadar Limfosit Pada Lanjut Usia. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, FK Undip) - Accepted Version
40Kb

Official URL: https://expocpnsbumn.blogspot.com/

Abstract

Latar Belakang: Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan bagi lansia. Lansia rentan terhadap infeksi, karena kemampuan imunitas tubuh untuk melawan infeksi menurun. Status imunitas dapat ditingkatkan melalui imunisasi dan gizi. Pada lansia, pemenuhan zat gizi dari makanan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi, sehingga probiotik dapat mendukung kecukupan gizi. Tujuan: Menganalisis pengaruh probiotik Lactobacillus helveticus Rosell-52 dan Lactobacillus rhamnosus Rosell-11 terhadap kadar limfosit pada lansia di Lembaga Sosial Lansia Tresna Puspakarma Mataram, Nusa Tenggara Barat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimental dengan pre-post test with control group. Populasi adalah lansia berusia 60-75 tahun, yang melibatkan 45 subyek dibagi secara acak menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang diberikan probiotik dan kelompok kontrol diberi plasebo. Probiotik diberi selama 4 minggu, dengan pemberian satu kapsul sehari. Status kekebalan dalam penelitian ini adalah limfosit. Variabel penelitian ini asupan zat gizi (protein, vitamin A, vitamin C, vitamin E, Fe, Zn), status kesehatan, kualitas tidur, dan tingkat limfosit pada orang tua. Data dianalisis dengan menggunakan uji beda independen t-test, uji Mann-Whitney U, dan Paired t-test. Uji bivariat dengan korelasi Pearson dan rank spearman. Hasil: Peningkatan jumlah limfosit bermakna pada kelompok perlakuan (χ ± SD: 1.84 ± 1.85) dan pada kelompok kontrol (0,95 ± 5.0). Tidak ada hubungan antara asupan (protein, vitamin A, vitamin C, vitamin E, Fe, Seng), status kesehatan fisik, dan kualitas tidur dengan kadar limfosit. Simpulan: Probiotik dalam 4 minggu terbukti dapat meningkatkan jumlah limfosit pada orang tua. Kata kunci: lansia, limfosit, asupan immunonutrien, status kesehatan fisik, kualitas tidur.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:lansia, limfosit, asupan immunonutrien, status kesehatan fisik, kualitas tidur
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Nutrition Science
ID Code:66751
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:21 Nov 2018 10:53
Last Modified:21 Nov 2018 10:53

Repository Staff Only: item control page