Pemanfaatan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk) Pretreatment Asam Dan Tepung Ikan Lele Terhadap Pemulihan Anemia Secara In Vivo

Wijinindyah, Ayutha and Anwar, Syaiful and Susetyorini, Sri Hetty (2012) Pemanfaatan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk) Pretreatment Asam Dan Tepung Ikan Lele Terhadap Pemulihan Anemia Secara In Vivo. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF (If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, FK Undip) - Accepted Version
66Kb

Abstract

Latar Belakanng : Anemia defisiensiensi zat besi merupakan masalah utama dengan prevalensi 50% terjadi di negara berkembang. Untuk itu, diperlukan kajian tentang penggunaan bahan pangan alternative sumber zat besi seperti daun kelor (non heme) dan ikan lele (heme) serta pretreatment asam untuk membantu penyerapan zat besi secara in vivo. Tujuan Penelitan : mengkaji tepung daun kelor hasil pretreatment asam dan tepung ikan lele dalam upaya pemulihan anemia defsiensi zat besi berdasarkan pengukuran zat besi dan hemoglobin pada uji in vivo. Metode Penelitian : Penelitian ini terdiri dari dua tahap. Tahap pertama pembuatan tepung daun kelor hasil pretreatment asam dengan bahan pengasam yang dipakai: asam askorbat 0,5%; asam sitrat 0,5%; jeruk nipis 0,5% dan jeruk nipis 50% (225 ml + 225 ml aquades) dan tepung ikan lele. Penelitian tahap kedua yakni upaya pemulihan anemia melalui pemberian pakan tepung daun kelor hasil pretreatment asam dan tepung ikan lele pada tikus wistar. Empat puluh dua tikus dibuat anemia melalui pakan tanpa zat besi selama 7 hari, dilanjutkan pemberian pakan perlakuan selama 14 hari yakni AIN 93M; tepung daun kelor dan tepung ikan lele sebagai kontrol; tepung daun kelor hasil pretreatment asam sitrat 0,5%; tepung daun kelor hasil pretreatment asam sitrat 0,5% + tepung ikan lele (1:1); tepung daun kelor hasil pretreatment jeruk nipis 0,5%; tepung daun kelor hasil pretreatment jeruk nipis 0,5% + tepung ikan lele (1:1) dengan kriteria pemulihan nilai zat besi >80 µg/dl dan hemoglobin >10 g/dl. Data dianalisa dengan uji Anova dilanjutkan dengan LSD Hasil Penelitian : Dua pretreatment asam terbaik pada penepungan daun kelor berdasarkan parameter Fe (organik dan anorganik) yakni tepung daun kelor hasil pretreatment asam sitrat 0,5% (%Fe 0,0201± 0,0007) dan tepung daun kelor hasil pretreatment jeruk nipis 0,5% (%Fe 0,0219± 0,0002). Tikus dengan perlakuan pakan tepung daun kelor kontrol (zat besi 101,2240 µg/dl dan hemoglobin 11,1720 g/dl), tepung daun kelor hasil pretreatment asam sitrat 0,5% (zat besi 90,3640 µg/dl dan hemoglobin 10,6750 g/dl); pretreatment jeruk nipis 0.5% (zat besi 115,5110 µg/dl dan hemoglobin 12,1240 g/dl); serta pretreatment jeruk nipis 0.5% + tepung ikan lele (1:1) (zat besi 107,2910 µg/dl dan hemoglobin 11,2480 g/dl) dapat digunakan untuk pemulihan anemia in vivo. Simpulan : Hasil terbaik pemulihan anemia didapat pada tikus dengan pemberian pakan tepung daun kelor hasil pretreatment jeruk nipis 0,5%.

Item Type:Thesis (Masters)
Additional Information:If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Diponegoro University
Uncontrolled Keywords:anemia, zat besi, hemoglobin, pretreatment asam, Moringa oleifera
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Nutrition Science
ID Code:66740
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:21 Nov 2018 10:04
Last Modified:21 Nov 2018 10:04

Repository Staff Only: item control page