Komposisi Asam Lemak pada Karang Acropora humilis dan A. hyacinthus dari Kepulauan Karimunjawa

Wijayanti, Diah Permata and Indrayanti, Elis and Subagiyo, Subagiyo (2011) Komposisi Asam Lemak pada Karang Acropora humilis dan A. hyacinthus dari Kepulauan Karimunjawa. Binatang karang diketahui memiliki kandungan lemak dalam jaringan tubuhnya. Lemak dijumpai dalam bentuk lemak struktural atau tersimpan sebagai cadangan. Lemak tersebar dan berasosiasi dengan sel di polip maupun zooxanthellae. Kandungan dan komposisi jeni, 16 (1). pp. 9-15. ISSN ISSN 0853-7291

[img]
Preview
PDF (Komposisi Asam Lemak pada Karang Acropora humilis dan A. hyacinthus dari Kepulauan Karimunjawa)
1611Kb
[img]
Preview
PDF (Turnitin )
3938Kb
[img]
Preview
PDF (Peer Review)
5Mb

Official URL: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/ijms/article...

Abstract

Binatang karang diketahui memiliki kandungan lemak dalam jaringan tubuhnya. Lemak dijumpai dalam bentuk lemak struktural atau tersimpan sebagai cadangan. Lemak tersebar dan berasosiasi dengan sel di polip maupun zooxanthellae. Kandungan dan komposisi jenis lemak dapat dimanfaatkan sebagai indikator kesehatan koloni karang. Metabolisme lemak dilaporkan berhubungan dengan proses reproduksi binatang karang. Komposisi dan kandungan lemak dapat digunakan untuk memprediksi waktu spawning pada karang Famili Acroporidae. Meski pengetahuan tentang kandungan lemak pada binatang karang memberi banyak manfaat, namun hingga kini di Indonesia penelitian tentang kandungan lemak pada binatang karang belum pernah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk memberi gambaran komposisi asam lemak yang terdapat pada karang Acropora yang dikoleksi dari Kepulauan Karimunjawa. Komposisi asam lemak dianalisis dengan Kromatografi Gas. Hasil analisis komposisi asam lemak menunjukkan tidak terdapat perbedaan komposisi asam lemak antara Acropora humilis dan A. hyacinthus, yang dikoleksi dari Pulau Sambangan maupun Cemara Kecil. Kandungan lemak pada kedua species didominasi oleh asam palmitat (53-74%), asam stearat (10,2- 19,92%), dan asam oleat (4,8-8,75%). Perbedaan urutan dan jumlah asam lemak berikutnya, mengacu kepada perbedaan species. Karakteristik kandungan dan komposisi asam lemak binatang karang dapat digunakan untuk khemotaksonomi. Data komposisi lemak yang diperoleh juga dapat digunakan sebagai acuan kandungan asam lemak pada kondisi normal, mengingat bleaching sering terjadi pada kedua lokasi sampling.

Item Type:Article
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
ID Code:66394
Deposited By:Dr. Ir. Diah Permata Wijayanti
Deposited On:14 Nov 2018 09:08
Last Modified:01 Aug 2019 06:26

Repository Staff Only: item control page