MODEL SEBARAN SO42- DAN NO3- DALAM AIR HUJAN DI KOTA SEMARANG

SUDALMA, Sudalma and Purwanto, Purwanto and Santoso, Langgeng Wahyu (2015) MODEL SEBARAN SO42- DAN NO3- DALAM AIR HUJAN DI KOTA SEMARANG. PhD thesis, Program of Postgraduate.

[img]
Preview
PDF
268Kb
[img]
Preview
PDF
243Kb
[img]
Preview
PDF
418Kb
[img]
Preview
PDF
428Kb
[img]
Preview
PDF
1269Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

109Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1552Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

5Mb
[img]
Preview
PDF
272Kb
[img]
Preview
PDF
208Kb

Abstract

Beberapa penelitian yang mengkorelasikan SO2 di udara dengan SO42- dalam air hujan untuk berbagai tempat telah dipublikasikan. Riset-riset tersebut pada umumnya masih terbatas pada korelasi antara konsentrasi polutan di udara dengan di air hujan. Dalam penelitian ini, telah dilakukan pengkajian mengenai pengaruh sumber emisi SO2 dan NO2 , dari sumber bergerak dan tidak bergerak, terhadap SO42- dan NO3- dalam air hujan dengan mengambil lokasi Kota Semarang. Ibu Kota Jawa Tengah ini dipilih mengingat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah yang memiliki kebijakan perkembangan sebagai kota industri, perdagangan, jasa dan pendidikan. Dampak kebijakan ini berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan hujan asam. Penelitian ini merupakan diskriptis observasional. Riset dimulai dengan mengidentifikasi sumber emisi lokal yang berpengaruh terhadap sebaran SO2, NO2 di udara dan SO42- dan NO3- dalam air hujan, menganalisis SO2, NO2 di udara dan SO42-, NO3- dalam air hujan dengan metode analisis colorimetry, menganalisis pengaruh SO2, NO2 dari sumber emisi terhadap SO42-, NO3- dalam air hujan dengan metode korelasi. Model sebaran SO42- dan NO3- dalam air hujan juga diusulkan pada bagian akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi SO2 dari 99 sumber emisi tidak bergerak sebesar 9.999,50 ton/tahun, NO2 sebesar 3.398,94 ton/tahun. Emisi SO2 dari 47 ruas jalan utama sebesar 366,09 ton/tahun dan NO2 sebesar 8.001,16 ton/tahun. Konsentrasi SO42- dalam air hujan 1,69–9,17 mg/l, NO3- sebesar 0,01–2,89 mg/l. Pengaruh sumber emisi SO2 di Kota Semarang terhadap SO42- dalam air hujan rerata sebesar 2,65%, NO3- sebesar 33,38%. Pola sebaran SO2 cenderung terkonsentrasi dekat sumber emisi tidak bergerak, sedangkan NO2 cenderung menyebar di seluruh kota karena pengaruh sumber bergerak. Pola sebaran SO42- dan NO3- dalam air hujan terkumpul di bagian utara sebelah timur disebabkan arah angin dan topografi Kota Semarang. Rumusan model adalah 𝐢𝑆𝑂2,𝑁𝑂2=0,117π‘„π‘π‘ˆ.πœŽπ‘¦.πœŽπ‘§.cos𝛼.(1βˆ’π‘’βˆ’πΎπ‘€.𝑑). Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai model untuk dapat diaplikasikan pada kota-kota lain yang memiliki karakter mirip Kota Semarang. Kata kunci: hujan asam, pencemaran udara, pola sebaran, sumber emisi. Some researches that correlate SO2 in the air with SO42- in rain water to various places have been published. The researches generally are still limited to the correlation between the concentration of pollutants in the air and in rain water. In this study, has conducted the effects of SO2 and NO2 emission sources, both mobile and stationary sources, to SO42- and NO3- in rainwater, has been carried out by taking the location of Semarang. Capital city of Central Java has been given as the center of economic growth in Central Java which has a policy of development as a city of industry, commerce, service and education. The impacts of this policy potentially cause air pollution and acid rain. This is a descriptive observational study. Study begins by identifying local emissions sources which affect the dispersion of SO2, NO2 in the air and SO42-, NO3- in rainwater; analyzing SO2, NO2 in the air and SO42-, NO3- in rainwater by colorimetric analysis method; and analyzing the effect of SO2, NO2 from emission sources to SO42-, NO3- in the rain with a correlation method. Dispersion model of SO42-and NO3- in rainwater is also proposed at the end of the study. The results indicated that SO2 and NO2 emissions from 99 stationary emission sources amounted to 9,999.50 tons/year and 3,398.94 tons/year; and SO2 and NO2 emissions of 47 main roads amounted to 366.09 tons/year and 8,001.16 tons/year, respectively. SO42- concentrations in rainwater from 1.69 to 9.17 mg/l and NO3- concentrations of 0.01 to 2.89 mg/l. Effect of SO2 emission sources in Semarang against SO42- and NO3- in rainwater average of 2.65% and 33.38% in a sequence. SO2 dispersion patterns tend to be concentrated near the stationary emission source, while NO2 tends to spread throughout the city because of the influence of mobile sources. SO42-and NO3- dispersion patterns in the rainwater accumulated in the north east due to the wind direction and topography of Semarang. Formula model is 𝐢𝑆𝑂2,𝑁𝑂2 = 0,117𝑄𝑝 π‘ˆ.πœŽπ‘¦.πœŽπ‘§ .cos𝛼.(1βˆ’π‘’βˆ’πΎπ‘€.𝑑). All research results are expected to be used as a model to be applied in other cities that have a comparable character of Semarang. Keywords: acid rain, air pollution, dispersion patterns, emission sources.

Item Type:Thesis (PhD)
Subjects:Q Science > QD Chemistry
Divisions:School of Postgraduate > Doctor Program in Environmental Science
ID Code:66356
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:12 Nov 2018 09:42
Last Modified:12 Nov 2018 09:42

Repository Staff Only: item control page