HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL TERHADAP KEJADIAN PRA KANKER LEHER RAHIM DI PUSKESMAS KEPIL 2 TAHUN 2009

LESTARI, SLAMET ANI (2009) HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL TERHADAP KEJADIAN PRA KANKER LEHER RAHIM DI PUSKESMAS KEPIL 2 TAHUN 2009. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Di negara berkembang seperti di Indonesia, penyakit kanker leher rahim menduduki peringkat pertama dari jenis kanker yang lain. Penyebab kanker lehr rahim belum diketahui secara pasti namu sebagian besar dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian kanker leher rahim dipengaruhi oleh adanya penularan penyakit melalui hubungan sesksual oleh Human Papiloma Virus (HPV). Data dari RSCM Jakarta menunjukkan bahwa setiap tahunnya ditemukan 250 sampai 300 kasus kanker leher rahim. Di RS Darmais Jakarta menangani 200 kasus naru kanker leher rahim. Di Kabupaten Wonosobo pada pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Acetis acid) dari bulan Oktober 2008 sampai dengan bulan April tahun 2009 telah terdeteksi kasus prakanker leher rahim sejumlah 209 kasus. Selain itu ada beberapa faktor yang menonjol yaitu umur pertama kali melakukan hubungan seksual, jumlah kehamilan dan partus, jumlah perkawinan, sosial ekonomi, higiene dan sirkumsisi, serta kebiasaan merokok. Tujuan dari penelitian mendeskripsikan karakteristik responden ibu yang melakukan pemeriksaan detesi dini kanker leher rahim yang meliputi paritas, umur awal hubungan sex, lama menikah. Jenis alat kontrasepsihormonal dan lama pemakain kontrasepsi terhadap dengan kejadian prakanker leher rahim. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dan analitik dengan menggunakan cross sectional di Puskesmas Kepil 2 dengan jumlah sampel 70 responden yang diambil secara acak. Data analisis dilakukan dengan uji chi square. Alfa = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mempunyai jumlah anak kurang dari 3, sebanyak 29 orang (51,8%) yang mengalami kejadian pra kanker leher rahim dengan phi = 0,001, ada hubungan antara umur awal hubungan seks yang kurang dari 20 tahun (66,77%) dengan kejadian prakanker leher rahim dengan nilai phi = 0,25, tidak ada hubngan antara alat kontrasepsi hormonal pil (61,5%), suntik (33,3%), implant (50%), yang mengalami kejadian pra kanker leher rahim phi = 0,154. Ada hubungan antara pemakaian alat kontrasepsi hormonal kurang 3 tahun dan mengalami kejadian prakanker leher rahim (78,6%) phi = 0,004. Saran : memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu yang telah menikah untuk deteksi dini kanker leher rahim setiap tahun untuk pencegahan prakanker leher rahim dengan metode IVA. Kata Kunci: Kontrasepsi Hormonal Prakanker Leher Rahim

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:6614
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:08 Feb 2010 10:07
Last Modified:08 Feb 2010 10:07

Repository Staff Only: item control page