Pemodelan Hidrogeologi Cekungan Airtanah Samarinda Segmen Penjam dalam Upaya Konservasi Airtanah Berbasis Cekungan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur

Wicaksono, Arizatur Reza and Putranto, Thomas Triadi and Setyawan, Reddy (2018) Pemodelan Hidrogeologi Cekungan Airtanah Samarinda Segmen Penjam dalam Upaya Konservasi Airtanah Berbasis Cekungan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (ARIZATUR REZA WICAKSONO_21100112110073_2018_JUDUL)
877Kb
[img]
Preview
PDF (ARIZATUR REZA WICAKSONO_21100112110073_2018_BAB I)
307Kb
[img]PDF (ARIZATUR REZA WICAKSONO_21100112110073_2018_BAB II)
Restricted to Repository staff only

3413Kb
[img]PDF (ARIZATUR REZA WICAKSONO_21100112110073_2018_BAB III)
Restricted to Repository staff only

347Kb
[img]PDF (ARIZATUR REZA WICAKSONO_21100112110073_2018_BAB IV)
Restricted to Repository staff only

14Mb
[img]PDF (ARIZATUR REZA WICAKSONO_21100112110073_2018_BAB V)
Restricted to Repository staff only

34Kb
[img]PDF (ARIZATUR REZA WICAKSONO_21100112110073_2018_DAFTARPUSTAKA)
Restricted to Repository staff only

45Kb
[img]PDF (ARIZATUR REZA WICAKSONO_21100112110073_2018_LAMPIRAN)
Restricted to Repository staff only

5Mb

Abstract

Meningkatnya pertambahan jumlah penduduk di Kabupaten Penajam Paser Utara berdampak pada kebutuhan air bersih yang semakin meningkat. Dalam Peraturan Menteri ESDM No. 7 Tahun 2017 tentang Cekungan Airtanah pasal 2 ayat 3 menyebutkan bahwa sistem pengelolaan airtanah didasarkan pada cekungan airtanah, namun di Indonesia masih banyak daerah-daerah yang masih menggunakan sistem pengelolaan berbasis sumur produksi yang dibatasi pada wilayah administrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat model hidrogeologi pada Cekungan Airtanah Samarinda segmen Penajam berdasarkan model konsep yang dibuat berdasarkan data-data dilapangan. Model nantinya akan digunakan sebagai acuan dalam menentukan rekomendasi terkait konservasi airtanah dari hasil simulasi model. Model numerik dibuat dengan memasukkan parameter-parameter hidrogeologi seperti konduktivitas batuan, storativitas, porositas total dan efektif batuan. Diskritisasi geometri dan iterasi berdasarkan metode beda hingga. Simulasi model yang dilakukan berdasarkan prediksi debit pemompaan hingga 20 tahun kedepan. Hasil kalibrasi model didapatkan nilai RMSE sebesar 0,75 m, ME sebesar 0,1 m, dan MAE sebesar 0,63 m, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,944. Zona konservasi airtanah dibuat dengan mengkombinasikan persentase penurunan airtanah berdasarkan simulasi model skenario terburuk, daerah imbuhan dan lepasan, dan nilai daya hantar listrik di daerah penelitian. Didapatkan 4 (empat) prediksi zona konservasi airtanah, yaitu: zona perlindungan airtanah seluas 107,69 km2 (26,39%), zona aman seluas 229,35 km2 (56,21%), zona rawan seluas 60,35 km2 (14,79%), dan zona kritis seluas 10,64 km2 (2,61%). Kata kunci: Airtanah, Cekungan airtanah Samarinda, Pemodelan Hidrogeologi, Zona Konservasi.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:65956
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:19 Oct 2018 09:19
Last Modified:19 Oct 2018 09:19

Repository Staff Only: item control page