PENGARUH JARAK TRANSPORTASI YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS DAGING AYAM BROILER

WINDRIASARI, ELSI and Sarjana, Teysar Adi and Sunarti, Dwi (2018) PENGARUH JARAK TRANSPORTASI YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS DAGING AYAM BROILER. Undergraduate thesis, Faculty of Aninal and Agricultural.

[img]
Preview
PDF
230Kb
[img]
Preview
PDF
301Kb
[img]
Preview
PDF
269Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

318Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

262Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

619Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1080Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jarak transportasi dari peternakan ke rumah pemotongan ayam terhadap kualitas daging ayam broiler. Penelitian dilakukan di Laboratorium Produksi Ternak Unggas Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang pada 23 Mei 2017. Materi yang digunakan ayam broiler finisher berumur 4 minggu 252 ekor dengan rata-rata bobot badan 1,93 ± 0,08 kg. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan jarak 60 km, 120 km, 180 km yang merupakan standar jarak transportasi yang diterapkan oleh salah satu perusahaan rumah pemotongan ayam dengan 7 ulangan. Parameter yang diamati terdiri dari pH, warna, Water Holding Capacity (WHC), kadar air, potein kasar dan lemak kasar daging ayam broiler. Data yang diperoleh dianalisis ragam menggunakan software Statistics Analytical System (SAS), data yang signifikan diuji lebih lanjut dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan jarak transportasi tidak menyebabkan pengaruh nyata terhadap pH daging pectoralis major, pectoralis minor dan paha atas (p>0,05), namun pada bagian paha bawah nyata menurun pada jarak lebih dari 120 km (P≤0.05), Warna daging ayam ditunjukkan dengan angka Red, Green dan Blue, nilai Red daging dada ayam tidak nyata terpengaruh oleh jarak transportasi yang berbeda. Angka Green nyata menurun pada jarak lebih dari 120 km (p ≤ 0.05). Angka Blue nyata menurun pada jarak diatas 60 km (p≤0,05), namun pada jarak transportasi120 km – 180 km tidak berbeda nyata., Jarak transportasi tidak mempengaruhi kadar air daging dan protein kasar daging (p>0,05) namun berpengaruh sangat nyata menurunkan kadar lemak daging ayam (P≤0,01) pada jarak lebih dari 60 km, namun pada jarak transportasi 120 km – 180 km tidak berbeda nyata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jarak transportasi diatas 60 km yang diterapkan pada ayam, mengakibatkan menurunnya kualitas daging ayam yang dihasilkan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:65711
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:05 Oct 2018 09:16
Last Modified:05 Oct 2018 09:16

Repository Staff Only: item control page