PELAKSANAAN PEMANTAUAN WILAYAH SETEMPAT KESEHATAN IBU DAN ANAK (PWS-KIA)DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA SEMARANG.

Ningrum, Dina Nur Anggraini (2004) PELAKSANAAN PEMANTAUAN WILAYAH SETEMPAT KESEHATAN IBU DAN ANAK (PWS-KIA)DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
51Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

PWS-KIA sebagai salah satu sistem surveilans kesehatan masyarakat seharusnya dievaluasi tiap periode waktu tertentu. Evaluasi tersebut meliputi rekomendasi untuk meningkatkan mutu, efisiensi, dan kegunaan. Diketahui bahwa pencapaian cakupan indikator PWS-KIA di Kota Semarang dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2003 cenderung meningkat setiap tahunnya. Namun, angka pencapaian pada indikator deteksi ibu hamil berisiko oleh masyarakat dan indikator deteksi ibu hamil berisiko oleh tenaga kesehatan masih di bawah target. Tujuan evaluasi PWS-KIA ini adalah untuk memastikan bahwa indikator PWS-KIA telah dimonitor secara efisien dan efektif. Metode penelitian ini termasuk dalam penelitian survei deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner dan lembar observasi. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara terhadap pengelola PWS-KIA di puskesmas dan observasi terhadap kegiatan pelaksanaan PWS-KIA. Pengumpulan data PWS-KIA bersumber pad ajumlah penduduk hasil cacah jiwa per kelurahan dan laporan hasil kegiatan program KIA. Dalam pengumpulan data masih terdapat perbedaan dalam pendefinisian kasus. Pengolahan data PWS-KIA meliputi editing, entri data, penghitungan cakupan, dan penjumlahan dibantu dengan alat kalkulator dan software Excel. Dalam penyajian data PWS-KIA masih terdapat pengelola PWS-KIA yang tidak mengisikan rangking dan tren. Hanya 8 dari 37 pengelola PWS-KIA yang telah menganalisis grafik PWS-KIA sesuai dengan pedoman PWS-KIA. Pelaporan PWS-KIA secara vertikal digabungkan dengan pelaporan SP3 dan telah dilaksanakan tepat waktu. Pelaporan secara horisontal dalam mini lokakarya belum dilaksanakan secara tepat waktu, sedangkan pelaporan secara horisontal dalam rapat koordinasi dengan kecamatan diganti dengan pengambilan laporan PWS-KIA setiap bulan oleh kantor kecamatan. SEbagian besar pengelola PWS-KIA (56,8%) tidak membuat rencana tindak lanjut PWS-KIA. Pelaksanaan PWS-KIA masih terbatas pad akegiatan pelaporan belum dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan pengambilan tindak lanjut. Diduga fenomena tersebut terjadi karena sebagian besar (78,4%) pengelola PWS-KIA di puskesmas wilayah kota Semarang belum pernah mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan PWS-KIA dan beban kerja sebagai pelaksanan kebidanan yang banyak menyita waktu dan tenaga pengelola PWS-KIA. Kata Kunci: surveilans, PWS-KIA,   LOCAL AREA MONITORING OF MOTHER AND CHILD HEALTH CARE (PWS-KIA) IN THE PRIMARY HEALTH CENTERS OF SEMARANG MUNICIPALITY Abstract PWS-KIA a part of public health surveillance should be evaluated periodically, and the evaluation should include recommendations for improving quality, efficiency, and usefulness. It is known that the attainment of PWS-KIA coverage indicator from year 2000 up to 2003 in Semarang tends to increase every year. But, the attainment of risk pregnancy detection by society and risk pregnancy detection by health officer still under goals. The purpose of this evaluation is to ensure that PWS-KIA coverage indicator is monitored efficiently and effectively. This research method is include in descriptive research survey using the approach of cross sectional study. Instrument of this research are the forms of kuesioner and observation sheets. Datas were taken by interviewing the PWS-KIA organizer in public health center and observing the activities of PWS-KIA. The datas of PWS-KIA are gathered from the total population of villages and the reports of PWS-KIA activities. Some problems occured in collecting data, because there are some definitions cases. Data processing covering editing, entry data, coverage enumeration, and quantifying assisted by calculator ang Excel software. In presentation of data PWS-KIA, there are organizers of PWS-KIA which do not fill the rangking and trend. Only 8 from 37 respondens analysed the graph PWS-KIA as according to guidance PWS-KIA. Reporting PWS-KIA vertically is integrated with SP3 and have been executed periodically. Reporting horizontally in mini workshop uncommitted on schedule, while reporting horizontally in meeting co-ordinate with the subdistrict changed with the report PWS-KIA each month for subdistrict office. Mostly organizer PWS-KIA (56,8%) do not make the PWS-KIA follow-up planning. Execution of PWS-KIA still limited to reporting activity not yet been exploited upon which consideration of follow-up. The phenomenon happened because most (78,4%) organizer of PWS-KIA in the primary health centers of Semarang municipality never followed the PWS-KIA training and the work load as midwifery job which is a lot of confiscating time and energy of PWS-KIA organizer. Keyword : surveillance, PWS-KIA

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:6512
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:04 Feb 2010 14:01
Last Modified:04 Feb 2010 14:01

Repository Staff Only: item control page