KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN KECERNAAN PROTEIN KASAR SECARA IN VITRO PADA FODDER JAGUNG HIDROPONIK DENGAN UMUR PANEN BERBEDA

AZIZ, TAUFIQ ABDUL and Nuswantara, Limbang Kustiawan and SURAHMANTO, Srahmanto (2018) KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN KECERNAAN PROTEIN KASAR SECARA IN VITRO PADA FODDER JAGUNG HIDROPONIK DENGAN UMUR PANEN BERBEDA. Undergraduate thesis, FACULTY OF ANIMAL AND AGRICULTURAL SCIENCES.

[img]
Preview
PDF
881Kb
[img]
Preview
PDF
872Kb
[img]
Preview
PDF
876Kb
[img]
Preview
PDF
876Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

876Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

891Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

889Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar pada fodder jagung hidroponik dengan umur panen yang berbeda. Penanaman fodder jagung hidroponik dilaksanakan pada 26 November – 15 Desember 2016, serta analisis secara laboratoris dilaksanakan pada 21 – 28 Februari 2017. Materi yang digunakan yaitu benih jagung, larutan nutrien AB mix, larutan H 2 SO 4 0,001M 0,6 ml dalam 10 l air, pupuk Gandasil D dan kit reagensia untuk uji in vitro. Alat yang digunakan adalah nampan, timbangan, sprayer, alat tulis, kamera, timbangan analitis, tabung fermentor, waterbath, centrifuge, pipet ukur, kertas saring. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan umur panen yang berbeda dengan 4 ulangan, yaitu T1 (umur panen hari ke-9), T2 (umur panen hari ke-12), T3 (umur panen hari ke-15), T4 (umur panen hari ke-18) dan T5 (umur panen hari ke-21). Hasil penelitian diolah secara statistik dengan analisis sidik ragam, apabila terdapat pengaruh yang nyata (P<0,05) maka dilanjutkan dengan Duncan’s multiple range test (DMRT) untuk melihat beda nilai tengah antar perlakuan. Parameter yang diamati adalah kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan umur panen fodder jagung hidroponik memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar. Hasil penelitian kecernaan bahan kering adalah T1 89,47; T2 85,64; T3 83,31; T4 66,93 dan T5 66,88 %. Kecernaan bahan organik yang dihasilkan adalah T1 88,41; T2 84,49; T3 82,11; T4 67,84 dan T5 66,62 %. Kecernaan protein kasar yang dihasilkan adalah T1 67,81; T2 66,07; T3 63,65; T4 57,80 dan T5 57,71%. Simpulan yang didapatkan adalah umur panen fodder jagung hidroponik yang semakin bertambah akan menurunkan kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik dan kecernaan protein kasar.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:65008
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:20 Sep 2018 11:58
Last Modified:20 Sep 2018 11:58

Repository Staff Only: item control page