Aktivitas Antibakteri Ekstrak Nudibranch Polka-Dot (Jorunna funebris) Terhadap Bakteri Multi-drug Resistant (MDR).

Delianis Pringgenies, Delianis and Maanah Jumiati, Maanah and Ali Ridho, Ali (2015) Aktivitas Antibakteri Ekstrak Nudibranch Polka-Dot (Jorunna funebris) Terhadap Bakteri Multi-drug Resistant (MDR). Indonesian Journal of Marine Sciences (IJMS), 20 (4). pp. 9-22. ISSN 0853-7291

[img]
Preview
PDF (Aktivitas Antibakteri Ekstrak Nudibranch Polka-Dot (Jorunna funebris) Terhadap Bakteri Multi-drug Resistant (MDR).) - Published Version
385Kb
[img]
Preview
PDF (Turnitin)
3807Kb
[img]
Preview
PDF (peer review)
9Mb

Official URL: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/ijms/article...

Abstract

Terjadinya resistensi antibiotik menjadi permasalahan dalam dunia kesehatan. Peningkatan kemampuan patogen dalam menahan efek obat menyebabkan timbulnya resistensi. Beberapa bakteri patogen pada manusia dilaporkan telah mengalami resistensi terhadap lebih dari satu kelas antibiotik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan pencarian senyawa antibiotik baru yang lebih efektif dalam mengatasi permasalahan bakteri Multi-drug Resistant (MDR). Metabolit sekunder yang diproduksi oleh invertebrata laut mempunyai prospek sebagai bahan obat dari laut. Nudibranch diduga mampu menghasilkan metabolit sekunder sebagai mekanisme pertahanan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fraksi dari ekstrak nudibranch Jorunna funebris yang menunjukkan bioaktivitas terhadap bakteri Multi-drug Resistant (MDR). Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi. Fraksinasi dengan Kromatografi Kolom Terbuka (KKT). Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar. Analisis komponen senyawa dengan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 fraksi ekstrak nudibranch J. funebris menunjukkan aktivitas antibakteri. Hasil uji aktivitas menunjukkan fraksi I paling aktif terhadap 5 bakteri uji yaitu Klebsiella, Pseudomonas, Escherichia coli, Enterobacter 5 dan Enterobacter 10 dengan rata-rata zona hambatan secara berurutan sebesar 12,78 mm; 12,51 mm; 15,47 mm; 14,09 mm dan 12,46 mm. Fraksi II paling aktif terhadap bakteri Coagulase Negative Staphylococcus dengan rata-rata zona hambatan sebesar 12,70 mm. Analisis GC-MS menunjukkan bahwa dalam fraksi II terdapat senyawa 1-oktadekanol yang berpotensi sebagai antibakteri. Kata kunci : nudibranch, Jorunna funebris, antibakteri, multi-drug resistant, 1-oktadekanol

Item Type:Article
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
ID Code:64666
Deposited By:Delianis Pringgenies
Deposited On:13 Sep 2018 04:20
Last Modified:12 Jul 2019 19:38

Repository Staff Only: item control page