KOMUNIKASI ANTARA PETUGAS PEMBINA DAN WARGA BINAAN DALAM PROSES PEMBINAAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KLAS IIA SEMARANG

Anzilna , Mubaroka (2018) KOMUNIKASI ANTARA PETUGAS PEMBINA DAN WARGA BINAAN DALAM PROSES PEMBINAAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KLAS IIA SEMARANG. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Sciences.

[img]
Preview
PDF
523Kb
[img]
Preview
PDF
191Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

199Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

207Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

143Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

19Kb

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan merupakan institusi yang dihuni oleh pelaku tindak pidana. Komunikasi yang terjadi di dalam LAPAS didasrkan pada alasan bahwa mereka menghuni tempat yang sama. sebuah situasi, lingkungan, dan keluarga baru. Petugas Pembina menjadi keluarga pengganti dan melakukan proses pembinaan pada Warga Binaan, salah satunya dengan berkomunikasi. Komunikasi yang terjadi dalam institusi dapat berupa komunikasi antarpribadi apabila mereka membicarakan hal – hal yang bersifat pribadi dan melepaskan title mereka. Pada kenyataannya, tetap terdapat batas dan jarak yang tercipta dalam komunikasi antara Petugas Pembina dan Warga Binaan. Penelitian ini akan menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode penelitian studi kasus untuk melihat bagaimana realita yang sebenarnya terjadi di dalam LAPAS. Untuk menjelaskan realita tersebut, teori komunikasi antarpribadi yaitu Interactional View digunakan. Teori ini menjelaskan menegnai komunikasi dalam keluarga dan interaksi antar anggota keluarga. Menjelaskan komunikasi antara Warga Binaan dan Petugas Pembina yang merupakan sebuah keluarga dalam Lembaga Pemasyarakatan. Hasil penelitian memperlihatkan, walaupun pada situasi dan kondisi terbatas, komunikasi tetap dilakukan oleh Warga Binaan di dalam LAPAS. Terdapat banyak topik yang dibicarakan tetapi kebanyakan hanya seputar proses pembinaan dan pekerjaan. Komunikasi di dalam LAPAS menggunakan bahasa Indonesia yang baku selama proses pembinaan, kedekatan antara Petugas dan Warga Binaan tidak memengaruhi hal tersebut. Kedalaman hubungan yang tercipta antara Warga Binaan dan Petugas Pembina tidak banyak yang sampai kearah privasi. Warga Binaan dapat membicarakan tentang hal privasi mereka, namun Petugas Pembina tidak begitu membuka mengenai dirinya. Dan walaupun konteks nya merupakan komunikasi antarpribadi dan dalam tatanan keluarga, masih terdapat jenjang, kekuasaan lebih yang dimiliki oleh Petugas Pembina kepada Warga Binaan

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:64421
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:07 Sep 2018 10:41
Last Modified:07 Sep 2018 10:41

Repository Staff Only: item control page