Efektivitas Program Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Bansos-RTLH) Di Kota Tegal Tahun 2017

Rahmawati, Zania (2018) Efektivitas Program Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Bansos-RTLH) Di Kota Tegal Tahun 2017. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Sciences.

[img]
Preview
PDF
985Kb
[img]
Preview
PDF
866Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

484Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1290Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

102Kb

Abstract

Masalah perumahan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian lebih dari Pemerintah di berbagai tingkatan, mulai dari Pemerintah pusat hingga Pemerintah daerah. Isu pokok permasalahan perumahan dan permukiman antara lain, semakin banyaknya jumlah kawasan kumuh di berbagai daerah di Indonesia. Kebutuhan akan papan (tempat tinggal), sandang (pakaian), dan pangan (makanan) tidak berbanding lurus dengan pendapatan masyarakat maupun pengetahuan masyarakat tentang rumah yang layak huni. Program Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni merupakan program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tegal bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang agar dapat memiliki rumah yang layak huni. Program ini pada prakteknya telah berjalan dengan cukup baik dan efektif karena telah mengurangi jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Kota Tegal dan berhasil memperbaiki hunian warga melalui perbaikan di beberapa bagian rumah seperti atap, lantai dan dinding. Penelitian ini berkontribusi pada ilmu pemerintahan di bidang formulasi kebijakan. Hasil dan pembahasan: Analisa kuantitatif efektivitas program Bantuan Sosial RTLH di Kota Tegal rata-rata telah efektif dengan nilai 2,67. Indikator sosialisasi dan pemahaman program sebesar 2,36. Indikator ketepatan sasaran sebanyak 3,37. Indikator tujuan program sebanyak 2,56. Indikator perubahan nyata sebanyak 2,70 dan indikator pemantauan program sebanyak 2,37. Namun dalam pelaksanaannya, masih terdapat hambatan antara lain dana bantuan yang dirasa masih belum cukup untuk memperbaiki rumah warga, adanya syarat yang tidak terpenuhi seperti warga yang menolak bantuan sehingga pelaksanaan pun terhambat, kurang meratanya pembagian anggaran di tiap-tiap Kelurahan maupun tiap rumah, waktu pelaksanaan yang terlalu singkat sehingga hasil pengerjaan kurang maksimal, dan sosialisasi program yang kurang sehingga banyak warga yang masih belum memahami tentang program secara rinci. Kesimpulan dan saran: program Bansos RTLH telah berjalan cukup efektif yang dibuktikan dari pendapat masyarakat dengan indikator nilai 2,67. Selain itu program juga telah membantu mengurangi jumlah permukiman kumuh yang ada di Kota Tegal dengan cukup signifikan dimana dalam 2 tahun jumlah rumah tidak layak huni yang telah ditangani sekitar 41% dari jumlah RTLH yang terdaftar dalam PBDT. Pemerintah maupun masyarakat memiliki tanggung jawab masingmasing untuk menciptakan kesejahteraan, maka dari itu kerjasama yang baik antara Pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program yang telah diformulasikan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan efektif dan sapat secara maksimal mencapai tujuan yang telah ditentukan

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
ID Code:64352
Deposited By:Perpustakaan Fisip
Deposited On:07 Sep 2018 10:04
Last Modified:07 Sep 2018 10:04

Repository Staff Only: item control page