PENILAIAN AWAL POTENSI DAMPAK LINGKUNGAN PENGOLAHAN AIR PROSES DAN AIR LIMBAH PADA UKM PENGOLAH HASIL PERIKANAN MENGGUNAKAN LIFE CYCLE ASSESSMENT

ASTUTI, Rahayu Siwi Dwi and Hadiyanto, Hadiyanto (2018) PENILAIAN AWAL POTENSI DAMPAK LINGKUNGAN PENGOLAHAN AIR PROSES DAN AIR LIMBAH PADA UKM PENGOLAH HASIL PERIKANAN MENGGUNAKAN LIFE CYCLE ASSESSMENT. Masters thesis, School of Postgraduate.

[img]
Preview
PDF
182Kb
[img]
Preview
PDF
90Kb
[img]
Preview
PDF
352Kb
[img]
Preview
PDF
196Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1474Kb
[img]
Preview
PDF
31Kb
[img]
Preview
PDF
77Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

330Kb

Abstract

Pengolahan hasil perikanan merupakan proses yang membutuhkan energi dan air dalam jumlah besar untuk mengatasi sifat perishable-nya. Energi yang besar diperlukan untuk transportasi bahan baku dan produk, sistem rantai dingin selama proses dan untuk mengoperasikan mesin-mesin. Energi diperoleh dari kombusi bahan bakar solar pada proses penangkapan ikan dan pembangkit listrik pada proses pengolahan. Air diperlukan baik sebagai salah satu bahan baku maupun sebagai bahan penolong serta diperlukan untuk menjamin proses produksi dan lingkungannya memenuhi prinsip-prinsip sanitasi dan hygiene. Untuk memenuhi keperluan ini, air proses yang digunakan semestinya memenuhi syarat baku mutu air minum. Namun, penyediaan air proses berkualitas air minum menjadi salah satu permasalahan pada UKM yang menjadi objek studi, sehingga dalam studi ini juga dibuat prarancangan pengolahan air sesuai kualitas sumber air yang tersedia. Penggunaan air yang tinggi pada proses pengolahan berimplikasi pada besarnya volume air limbah yang dihasilkan. Sementara itu, UKM yang menjadi objek studi belum memiliki fasilitas pengolahan air limbah, demikian pula komunitas disekitarnya, sehingga pembuangan air limbah menjadi masalah lainnya yang dihadapi UKM. Dalam studi ini, juga dibuat prarancangan instalasi pengolahan air limbah UKM pengolahan ikan. Baik sistem pengolahan ikan, pengolahan air proses maupun pengolahan air limbah berkontribusi pada potensi dampak lingkungan. Untuk mengestimasi potensi dampak lingkungan ketiga sistem diatas, studi ini menggunakan metode LCA dengan batasan sistem penangkapan ikan dan pengolahan, serta dampak lingkungan bilamana pengolahan air proses dan air limbah diimplementasikan. Hasil studi memperlihatkan bahwa sistem produksi UKM Syarifah Salmah untuk memproduksi amplang, stik dan kerupuk ikan masing-masing 1 kg memiliki potensi dampak lingkungan asidifikasi sebesar 0,2504 kg SO4eq, pemanasan global sebesar 30,37 kg CO2 eq, eutrofikasi 0,0628 kg PO4 eq, human toxicity 0,5490 kg 1,4 dichlorobenzene eq, dan oksidasi fotokemikal 0,0048 kg ethylene eq. dengan kontribusi terbesar berasal dari pembangkitan listrik dan penangkapan ikan. Penerapan pengolahan air limbah pada proses penerimaan dan penyimpanan ikan terbukti dapat menurunkan faktor eutrofikasi pada emisi ke air. Namun secara umum, tidak banyak penurunan potensi eutrofikasi disebabkan kontributor utama eutrofikasi adalah kapal penangkap ikan dan pembangkit listrik. Kata kunci: UKM pengolahan ikan, pengolahan air, pengolahan limbah, LCA Fish processing is a process that requires energy and water in large quantities to overcome its perishable properties. High energy is required to transport raw materials and products, to ensure cold chain systems throughout the process and to operate the machines. Energy is derived from diesel fuel combution in fishing vessel and power generation. Water is required both as a raw material and as auxiliary material and is necessary to ensure the production process and its environment meet sanitary and hygiene principles. To meet these needs, the water should meet drinking water quality standards. However, the provision of drinking water quality became one of the problems in SMEs studied, then this study also made water treatment predesign according to available water sources quality. High volume water use in processing process high volume of waste water produced. Meanwhile, SMEs studied does not have wastewater treatment facilities, neither do the surrounding communities, and waste disposal becomes another problem for SMEs. This study, also made predesign of wastewater treatment plant. Fish processing, water and wastewater treatment systems have contribution to potential environmental impacts. To estimate the potential environmental impacts of the three systems above, this study used LCA in boundary of fish catching and processing, as well as the environmental impacts if water and wastewater treatment are implemented. The result showed that to produced 1 kg of amplang, fish sticks and crackers the production system Syarifah Salmah had environmental impact potential of 0.2504 kg SO4eq acidification, 30.37 kg CO2 eq global warming, 0.0628 kg PO4 eq eutrophication, 0,5490 kg 1,4 dichlorobenzene eq human toxicity, and 0.0048 kg ethylene eq photochemical oxidation with electricity generation and fish catching as largest contributor. Application of wastewater treatment in the process of receiving and storing fish proven to reduce emission to water of eutrophication factor. However, in general, there was not much eutrophication potential decline due to the major eutrophication contributors were fishing vessels and power plants. Keywords: fish processing SMEs, water treatment, wastewater treatment, LCA

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:School of Postgraduate > Master Program in Environmental Science
ID Code:64208
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:03 Sep 2018 11:03
Last Modified:03 Sep 2018 11:03

Repository Staff Only: item control page