Studi Hidrogeologi dan Kualitas Airtanah untuk Keperluan Air Minum di Cekungan Airtanah (CAT) Nusakambangan, Provinsi Jawa Tengah

Qadarisman, Adrian Hanenda and Putranto, Thomas Triadi and Santi, Narulita (2018) Studi Hidrogeologi dan Kualitas Airtanah untuk Keperluan Air Minum di Cekungan Airtanah (CAT) Nusakambangan, Provinsi Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (Adrian Hanenda Qadarisman_21100113130095_JUDUL)
924Kb
[img]
Preview
PDF (Adrian Hanenda Qadarisman_21100113130095_BAB I)
581Kb
[img]PDF (Adrian Hanenda Qadarisman_21100113130095_BAB II)
Restricted to Repository staff only

1589Kb
[img]PDF (Adrian Hanenda Qadarisman_21100113130095_BAB III)
Restricted to Repository staff only

224Kb
[img]PDF (Adrian Hanenda Qadarisman_21100113130095_BAB IV)
Restricted to Repository staff only

5Mb
[img]PDF (Adrian Hanenda Qadarisman_21100113130095_BAB V)
Restricted to Repository staff only

265Kb
[img]PDF (Adrian Hanenda Qadarisman_21100113130095_DAFTARPUSTAKA)
Restricted to Repository staff only

261Kb
[img]PDF (Adrian Hanenda Qadarisman_21100113130095_LAMPIRAN)
Restricted to Repository staff only

1644Kb

Abstract

Penelitian dilakukan di Cekungan Airtanah (CAT) Nusakambangan, yang terletak di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap. Daerah penelitian yang dibatasi oleh laut dan rawa serta tidak adanya pengembangan sumur gali dan sumur bor, menyebabkan airtanah mejadi terbatas. Hal ini mendorong warga untuk mengambil air dari kolam pengumpul air pada gua karst yang masih belum teruji kualitasnya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kelayakan air pada titik minatan daerah penelitian sebagai air minum. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengambilan sampel air sejumlah 33 sampel dari kolam pengumpul dan 1 sampel dari sumur gali yang selanjutnya untuk analisis sifat fisik dan kimia air dan metode analisis kelayakan air minum dengan Water Quality Index (WQI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik dari sampel air menunjukkan beberapa sampel berwarna relatif jernih, tidak berbau, memiliki rasa asin dan keruh pada beberapa sampel. Pada sifat kimia, sampel air memiliki pH berkisar 6,95-8,06, nilai Daya Hantar Listrik (DHL) berkisar 350-38.800 µS/cm, nilai Total Dissolved Solids (TDS) berkisar 216-21.800 mg/L, dan nilai kesadahan berkisar 134-5395 mg/L. Analisis kualitas airtanah WQI berdasarkan parameter kesadahan, TDS, ion Fe3+, NH4-, Na+, SO42-, dan Cl-. Fasies airtanah dari plot diagram Piper adalah fasies Ca-Mg-HCO3 dan Na-Cl. Berdasarkan hasil analisis kelayakkan air minum, diketahui terdapat 13 titik minatan sampel yang termasuk tidak layak minum pada daerah tenggara Desa Klaces, daerah barat Desa Ujunggalang, dan timur Desa Tambakreja. Titik minatan yang layak minum masih bersifat kesadahan sementara, sehingga disarankan untuk dilakukan pendidihan pada air sebelum dikonsumsi sebagai air minum agar menghilangkan garam-garam sadah tersebut. Kata kunci: Cekungan Airtanah Nusakambangan, Sifat kimia, Analisis Kualitas Airtanah

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:62464
Deposited By:Ms Jenian Marin Geologi
Deposited On:22 May 2018 08:48
Last Modified:22 May 2018 08:48

Repository Staff Only: item control page