PERBEDAAN ASUPAN ENERGI, MAKRONUTRIEN (KARBOHIDRAT, PROTEIN, LEMAK), STATUS GIZI, DAN VO2 MAKS ANTARA ATLET SEPAK BOLA ASRAMA DAN NON-ASRAMA

Alfitasari, Ayu and Dieny, Fillah Fithra and Ardiaria, Martha (2018) PERBEDAAN ASUPAN ENERGI, MAKRONUTRIEN (KARBOHIDRAT, PROTEIN, LEMAK), STATUS GIZI, DAN VO2 MAKS ANTARA ATLET SEPAK BOLA ASRAMA DAN NON-ASRAMA. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]PDF (If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Diponegoro University) - Accepted Version
Restricted to Registered users only

617Kb

Official URL: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/

Abstract

Latar Belakang : Atlet sepak bola memerlukan kebugaran jasmani yang tinggi yang berpengaruh terhadap pencapaian prestasi. Status gizi adalah salah satu aspek yang memengaruhi kebugaran jasmani. Status gizi adalah hasil jangka panjang dari asupan makan. Atlet yang di asrama memiliki pengaturan makan yang terorganisir, sehingga asupan makan lebih terjamin. Tujuan : Menganalisis perbedaan asupan energi, makronutrien (karbohidrat, protein, lemak), status gizi, dan VO2 maks antara atlet sepak bola asrama dan non-asrama. Metode : Penelitian observasional dengan rancangan deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian sebanyak 32 orang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu atlet sepak bola asrama dan non-asrama. Data asupan menggunakan food recall 6x24 jam, tinggi badan dengan timbangan digital, berat badan dengan microtoise, IMT/U dengan software WHO AnthroPlus, persen lemak dengan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), VO2 maks dengan lari 2,4 km. Analisis zat gizi menggunakan software NutriSurvey. Analisis data secara statistik menggunakan Independent T-Test. Hasil : Asupan energi dan makronutrien atlet asrama maupun non-asrama masih dalam kategori kurang, namun demikian, rerata asupan energi dan makronutrien atlet asrama masih lebih tinggi daripada atlet non-asrama (ρ = 0,001). Sebagian besar status gizi atlet berdasarkan IMT/U pada kedua kelompok termasuk kategori normal, sehingga tidak terdapat perbedaan (ρ = 0,957). Akan tetapi, jika status gizi dilihat dari indikator persen lemak tubuh, ditemukan 12,5% atlet asrama dalam kategori overfat sedangkan 25% atlet non-asrama dalam kategori underfat. Uji statistik terhadap persen lemak tubuh menunjukkan perbedaan yang signifikan (ρ = 0,004). Perbedaan signifikan juga terlihat dari nilai VO2 maks (ρ = 0,001), sebanyak 62,5% atlet asrama memiliki nilai VO2 maks dalam level yang sangat baik, sedangkan 87,5% atlet non-asrama masih dalam kategori cukup. Kesimpulan : Asupan gizi (energi dan makronutrien), persen lemak tubuh, dan VO2 maks atlet sepak bola asrama lebih baik dari atlet non-asrama.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Additional Information:If you need this thesis, please come to Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Diponegoro University
Uncontrolled Keywords:sepak bola, asrama, non-asrama, asupan energi, asupan makronutrien, status gizi, VO2 maks
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:62377
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:15 May 2018 11:08
Last Modified:23 May 2018 09:01

Repository Staff Only: item control page