Hubungan Asupan Sugar-Sweetened Beverage dengan Komponen Sindrom Metabolik pada Remaja

Kartini, Evi and Dieny, Fillah Fithra and Murbawani, Etisa Adi (2018) Hubungan Asupan Sugar-Sweetened Beverage dengan Komponen Sindrom Metabolik pada Remaja. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]PDF - Accepted Version
Restricted to Registered users only

615Kb

Official URL: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/

Abstract

Latar Belakang :Sindrom metabolik adalah gangguan metabolik yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler dan diabetes melitus. Faktor risiko terjadinya sindrom metabolik yaitu obesitas sentral, hipertrigliserida, dan hiperglikemi. Sugar-sweetened beverage merupakan minuman yang mengandung gula tambahan berkalori, salah satunya fruktosa yang berisiko meningkatkan lingkar pinggang, kadar trigliserida, dan glukosa darah puasa jika dikonsumsi berlebih (>50 g/hari). Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan asupan sugar-sweetened beverage dengan lingkar pinggang, kadar trigliserida, dan kadar glukosa darah puasa pada remaja. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Total subjek pada penelitian ini sejumlah 59 orang. Pemilihan subjek penelitian remaja usia 15-18 tahun dengan menggunakan simple random sampling. Data asupan diperoleh melalui Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire, lingkar pinggang diperoleh melalui pengukuran menggunakan metline, kadar glukosa darah diuji dengan metode Glucose Oxidation, kadar trigliserida diuji dengan metode enzimatis kolorimetri (GPO-PAP), dan aktivitas fisik diperoleh melalui Global Physical Activity Questionaire (GPAQ). Data dianalisis menggunakan uji r Pearson dan Rank-Spearman. Hasil : Rerata lingkar pinggang subjek sebesar 79,9±12,6 cm, kadar trigliserida subjek sebesar 113,9±10,3 mg/dL, kadar glukosa darah puasa subjek sebesar 81,5±7,6 mg/dL, dan rerata asupan sugar-sweetened beverage sebesar 92,5±60,8 g. Subjek yang memiliki kadar trigliserida tinggi sebanyak 62,7% dan lingkar pinggang tinggi sebanyak 44,1%. Asupan sugar-sweetened beverage yang berlebih pada subjek sebanyak 72,9%. Terdapat hubungan asupan sugar-sweetened beverage dengan lingkar pinggang (p=0,020) dan kadar trigliserida (p=0,044), tetapi tidak terdapat hubungan dengan kadar glukosa darah puasa (p=0,060). Simpulan : Mengkonsumsi sugar-sweetened beverage >50 g/hari dapat meningkatkan lingkar pinggang dan kadar trigliserida yang merupakan komponen sindrom metabolik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Sugar-Sweetened Beverage, Sindrom Metabolik, Lingkar Pinggang, Trigliserida, Gula Darah Puasa, Remaja
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:62330
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:14 May 2018 11:56
Last Modified:22 May 2018 14:15

Repository Staff Only: item control page