BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENEMUAN KASUSACUTE FLACCID PARALYSIS (AFP) OLEH PETUGAS KESEHATAN DI KABUPATEN BATANG HARI PROVINSI JAMBI

LENNI , LENNI (2004) BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENEMUAN KASUSACUTE FLACCID PARALYSIS (AFP) OLEH PETUGAS KESEHATAN DI KABUPATEN BATANG HARI PROVINSI JAMBI. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
50Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Tahun 2000 dunia menyepakati penyakit polio sudah dapat tereradikasi dari muka bumi. Tapi kenyataannya hingga tahun 2003 masih ada beberapa wilayah regional yang belum mencapai sertifikasi polio bebas. Indonesia merencanakan akan mencapai sertifikasi bebas polio pada tahun 2005. Usaha yang dilakukan untuk mencapai eradikasi polio diantaranya melaksanakan surveilans Acute Flaccid Paralysis(AFP). Surveilans AFP adalah pengamatan terhadap semua gejala yang mirip polio dengan kelumpuhan bersifat layuh dan mendadak pada anak usia < 15 tahun. Puskesmas sebagai koordinator community based surveillance bertanggung jawab terhadap semua kasus AFP yang ada di wilayah kerjanya dengan mengikutsertakan petugas kesehatan yang ada dalam upaya penemuan kasus AFP di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan dengan upaya penemuan kasus AFP oleh petugas kesehatan di Kabupaten Batang Hari. Faktor-faktor tersebut adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, lama kerja, pengetahuan, sikap, sosialisasi dari Dinkes, motivasi dan supervisi. Penelitian ini termasuk penelitian explanatory menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di semua puskesmas di Kabupaten Batang Hari dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang petugas kesehatan. Analisa data dilakukan secara deskriptif dan analitik menggunakan uji korelasi chi square dengan derajat kepercayaan 95% dan signifikan ditentukan bila p-value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59% upaya penemuan kasus adalah baik. Hasil uji statistik yang dilakukan terhadap variabel bebas dan terikat menunjukkan bahwa pengetahuan (P:0,027), sikap (P:0,001), sosialisasi Dinkes (P: 0,005), motivasi (P:0,001) dan supervisi (P:0,006) terbukti secara statistik berhubungan dengan upaya penemuan kasus AFP. Sedangkan umur, jenis kelamin, pendidikan dan lama kerja tidak berhubungan dengan upaya penemuan kasus AFP. Untuk meningkatkan upaya penemuan kasus AFP disarankan agar meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan mengenai surveilans AFP dan Program ERAPO melalui pelatihan dan sosialisasi program. Kata Kunci: Penemuan, AFP, Petugas kesehatan   FACTORS RELATED TO THE EFFORT OF FINDING ACUTE FLACCID PARALYSIS (AFP) CASES BY THE HEALTH OFFICERS AT BATANG HARI DISTRICT JAMBI PROVINCE. Abstract In the years of 2000, it was agreed that polio disease could have been eradicated. In fact, up to 2003 there were still some regional areas which havent't achieved the free polio certification. Indonesia plans to achieve free polio certification in 2005. Some performed efforts to achieve polio eradication is conduct Acute Flaccid Paralysis (AFP) surveillance. AFP surveillance is an observation of all symtoms resemble polio whith weak and sudden paralysis, in the child age <15 years old. The public health center as the coordinator of community based surveillance is responsible to all existing AFP case in its work area by involving all existing health officers in an effort of AFP case finding in society. The aim of research is to know factors related to the effort of finding AFP cases by the health offocers at Batang Hari district. Those factors are age, sex, education, workind period, knowledge, attitude, socialization from health officers, motivation and supervision. This research is a kind of explanatory research by using survey method with cross sectional approach. The research was conducted in all public health center at Batang Hari district with the amount of samples were 39 health officers. Data analysis was carried out in the way of descriptive and analytic by using chi square correlation test with trust degree of 95% and significance was determined when p-value > 0,05. The result of this research indicates that 59% of cases effort of finding is good. The result of statistical test conduted to free and bounded variable indicates that knowledge (P:0,027) attitude (P:0,001), socialization from health officers (P:0,005), motivation (P:0,001) and supervision (P:0,006) statistically related with effort of finding AFP cases. Mean while age, sex, education and work period do not relate with efort of finding AFP cases. In order to increase effort of finding AFP cases, it was sugegested to increase a knowledge about AFP surveillance and ERAPO program for health officers while training and socialization. Keyword : Finding, AFP, Health officers

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:6221
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:01 Feb 2010 15:11
Last Modified:01 Feb 2010 15:11

Repository Staff Only: item control page