Reaksi Inflamasi Berdasarkan Perbedaan Tinggi Badan pada Anak Usia 9-12 Tahun di Kota Semarang

Korre, Daniel and Sulchan, Muhammad and Wijayanti, Hartanti Sandi (2017) Reaksi Inflamasi Berdasarkan Perbedaan Tinggi Badan pada Anak Usia 9-12 Tahun di Kota Semarang. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF (Undergraduate Thesis) - Accepted Version
1101Kb

Abstract

Latar belakang: Anak yang stunting akan berisiko menjadi overweight atau obesitas di kemudian hari. Obesitas berhubungan dengan inflamasi sistemik kronis yang menyebabkan terjadinya aktivasi sistem imun di jaringan adiposa dan memicu peningkatan produksi serta pelepasan sitokin pro-inflamasi seperti CRP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar C-Reactive Protein (CRP) pada anak usia 9-12 tahun berdasarkan perbedaan tinggi badan (TB) di Kota Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional pada 2 kelompok: Anak Tinggi Badan bawah median-lingkar pinggang tinggi (TBBM-LPT) dan tinggi badan atas median-lingkar pinggang tinggi (TBAM-LPT). Skrining dilakukan pada 602 anak usia 9-12 tahun di wilayah urban dan suburban di Kota Semarang. Penentuan status gizi berdasarkan tinggi badan menurut umur dan lingkar pinggang. Pengukuran Kadar c-reactive protein(CRP) melalui pengambilan serum darah yang kemudian dianalisis dengan metode ELISA(Enzymelinked Immunosorbent Assay). Analisis data menggunakan uji t independen, mann-whitney dan korelasi pearson-spearman Hasil: Angka kejadian obesitas sebesar 24.9%, dan stunted obesity 0.2%. Rerata kadar C-Reactive Protein (CRP) pada anak TBAM-LPT (3.83±2.85) lebih tinggi dari kelompok TBBM-LPT (2.18±2.31) dengan nilai p=0.005. Total subjek yang mengalami inflamasi tinggi (CRP>3mg/L) sebesar 47.5% dan ditemukan lebih tinggi pada laki-laki. Lingkar pinggang memiliki korelasi terhadap kenaikan CRP (r=0.36 p=0.02) daripada Z-score TB/U (r=0.22 p=0.15). Simpulan: Subjek yang mengalami inflamasi tinggi sebesar 47.5%. Ada perbedaan bermakna kadar CRP pada kedua kelompok, dimana kelompok TBAM-LPT memiliki rerata kadar CRP lebih tinggi. Tinggi badan tidak berkorelasi terhadap kenaikan kadar CRP. Lingkar pinggang memiliki korelasi terhadap kenaikan kadar CRP.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Obesitas, C-Reactive Protein (CRP), Inflamasi, tinggi badan bawah median-lingkar pinggang tinggi (TBBM-LPT), tinggi badan atas median-lingkar pinggang tinggi (TBAM-LPT)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:62161
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:30 Apr 2018 09:08
Last Modified:30 Apr 2018 09:08

Repository Staff Only: item control page