PENGARUH PENGGUNAAN ONGGOK YANG DIFERMENTASI DENGAN FUNGI Acremonium charticola DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT RELATIF ORGAN LIMFOID DAN ORGAN PENCERNAAN AYAM BROILER

PUTRI, DWI RISTANTI and Sugiharto, Sugiharto and Yudiarti, Turrini (2018) PENGARUH PENGGUNAAN ONGGOK YANG DIFERMENTASI DENGAN FUNGI Acremonium charticola DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT RELATIF ORGAN LIMFOID DAN ORGAN PENCERNAAN AYAM BROILER. Undergraduate thesis, Faculty of Animal and Agricultural Sciences.

[img]
Preview
PDF
634Kb
[img]
Preview
PDF
84Kb
[img]
Preview
PDF
195Kb
[img]
Preview
PDF
160Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

155Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

448Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1184Kb

Abstract

DWI RISTANTI PUTRI. 23010113120020. 2018. Pengaruh Penggunaan Onggok yang Difermentasi dengan Fungi Acremonium charticola dalam Ransum terhadap Bobot Relatif Organ Limfoid dan Organ Pencernaan Ayam Broiler. (Pembimbing: SUGIHARTO dan TURRINI YUDIARTI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan onggok yang difermentasi dengan fungi A. charticola dalam ransum terhadap bobot relatif organ imun dan organ pencernaan ayam broiler. Penelitian dan analisis dilaksanakan bulan Juni-Juli 2016 di Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah day old chick (DOC) broiler jantan dari strain Lohman berjumlah 160 ekor dengan bobot awal rata-rata 41,30 ± 2,68 gram. Kandang yang digunakan berjumlah 20 petak (pen) yang masing-masing berukuran 1 × 1 × 1,5 m, setiap petaknya berisi 8 ekor. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut meliputi T0 (ayam diberi pakan kontrol), T1 (ayam diberi pakan kontrol + 0,0003% antibiotik neomycin), T2 (ayam diberi pakan yang mengandung 16% onggok yang difermentasi dengan A. charticola + 0,0003% antibiotik) dan T3 (ayam diberi pakan yang mengandung 16% onggok yang difermentasi dengan A. charticola). Parameter yang diukur meliputi bobot relatif organ imun (bursa fabrisius, timus dan limpa) dan organ pencernaan (proventrikulus, gizzard dan usus halus) ayam broiler. Data yang diperoleh diolah secara statistik berdasarkan analisis ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan onggok yang difermentasi dengan fungi A. charticola (16%) dalam ransum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan bobot relatif gizzard (P≤0,05), namun tidak berpengaruh terhadap bobot relatif bursa fabrisius, timus, limpa, proventrikulus dan usus halus. Simpulan penelitian adalah penggunaan onggok yang difermentasi dengan fungi A. charticola pada ransum tidak memberikan dampak negatif pada bobot relatif organ limfoid dan organ pencernaan ayam broiler.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:61617
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:21 Aug 2018 10:15
Last Modified:21 Aug 2018 10:15

Repository Staff Only: item control page