HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA NARAPIDNA PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN "X"

Azhima, Dzatalina Diya and Indrawati, Endang Sri (2018) HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA NARAPIDNA PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN "X". Undergraduate thesis, Undip.

[img]
Preview
PDF
305Kb

Abstract

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA NARAPIDANA PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN “X” Dzatalina Diya Azhima 15010114120039 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO ABSTRAK Narapidana adalah terpidana yang menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan, dalam menjalani proses hukuman narapidana banyak mengalami keterbatasan sehingga mereka tertekan merasa depresi dan sedih dalam menjalani hidup. Oleh karena itu narapidana membutuhkan keluarga untuk tetap merasa didukung, Dukungan yang dibutuhkan antara lain berupa dukungan sosial. Dukungan sosial yang sangat besar dampaknya berasal dari keluarga inti yaitu suami atau anak. Dukungan sosial yang diberikan oleh suami atau anak dapat membuat narapidana merasa dicintai dan disayangi sehingga lebih merasa bahagia dalam menjalani proses hukuman di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan subjective well-being pada narapidana perempuan di Lembaga Pemasyarakatan “X”. Subjek penelitian ini adalah narapidana yang memiliki keluarga inti yaitu suami dan anak remaja berusia 13 tahun, yang berjumlah 60 narapidana. Subjek penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala, yaitu Skala Subjective Well-Being (28 item α = 0,892) dan Skala Dukungan Sosial Keluarga (39 item α = 0,963). Uji hipotesis dengan teknik analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi 0,661 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05), yang berarti ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan subjective well-being. Semakin positif dukungan sosial keluarga yang dirasakan maka semakin tinggi subjective well-being yang dimiliki narapidana perempuan di Lembaga Pemasyarakatan “X”. Dukungan sosial keluarga memberikan sumbangan efektif yaitu R square = 0,437 atau sebesar 43,7% pada subjective well-being. Sebanyak 61,7% subjek dalam penelitian ini merasakan dukungan sosial keluarga yang positif serta 81,7% memiliki subjective well-being yang tinggi. Kata kunci: dukungan sosial keluarga, subjective well-being, narapidana perempuan

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions:Faculty of Psychology > Department of Psychology
ID Code:61404
Deposited By:Ms Siti Yuanah Psikologi
Deposited On:26 Feb 2019 13:54
Last Modified:26 Feb 2019 13:54

Repository Staff Only: item control page